Beranda kutim haji Subuh, Jamaah Kloter 5 Balikpapan Tinggalkan Madinah

Subuh, Jamaah Kloter 5 Balikpapan Tinggalkan Madinah

770
0
Jamaah kloter 5 Balikpapan sedang berada di ruang tunggu di Bandara Internasional AMAA Madinah.

SANGATTA (4/9-2019)

                Tepat pukul 05.00 WAS atau 10.00 WAS, 452 jamaah haji Kloter 5 Balikpapan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Nomor Penerbangan 4204 meninggalkan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Persiapan menuju Bandara AMAA Madinah

                Rombongan jamaah haji yang terdiri jamaah haji Kutim, Samarinda dan Paser ini, dijadwalkan tiba di Balikpapan pukul 20.45 WITA. “Semua jamaaah usai makan malam sudah persiapan, pukul 23.00 WAS telah siap di lobi karena proses keberangkatan dipercepat meski ke Bandara AMAA hanya beberapa menit namun karena proses imigrasi dan lainnya memerlukan waktu,” terang Haji Nanang Gazali – TPIHI.

                Kloter 5 Balikpapan dipimpin Abdul Gafur dari Paser sebagai Ketua Kloter, kemudian Nanang Gazali  (TPIHI), Hardiansyah Baharuddin dari Samarinda, Suparno Suyat Ramsiah dari Paser serta Rahdatu Fakanur Rozi dari Kutim masing-masing sebagai TKHI.

Jamaah Haji Kloter 5 Balikpapan semula berjumlah 455  orang terdiri jamaah dari Paser sebanyak 249 orang, kemudian Kutim 180 orang dan Samarinda 21 orang ditambah 5 orang petugas, namun sebelum berangkat 1 orang dari Paser batal berangkat karena sakit,  usai puncak haji, jumlahnya berkurang 2 orang karena 2 orang jamaah haji asal Kutim yakni Hajjah Rafidah dan Hajjah Nani Jaji Mukure.

                Kasi PHU Kemenag Kutum, Sofyansyah menerangkan setiba di Embarkasi semua jamaah akan mengikuti prosesi pemulangan ke daerah. Setelah itu, masing-masing menuju daerah sedangkan bagi jamaah Kutim akan dijemput panitia daerah dengan pengawalan Satlantas Polres Kutim. “Setiba di Masjid Agung akan digelar acara penyambutan oleh Pemkab Kutim, nantinya jamaah akan dibagikan air zam-zam masing-masing lima liter,” terang Sofyansyah.(SK11)         

Artikulli paraprakProgram MBR Terwujud, Biaya Pemasangan Air PDAM Lebih Murah
Artikulli tjetërRekomendasi KPK, BPKAD Tarik Mobil Dinas Di Luar Pemkab Kutim