Beranda kutim Tarif Taksi Makkah, Gila : Jarak 3 Km Saja Minimal Rp200...

Tarif Taksi Makkah, Gila : Jarak 3 Km Saja Minimal Rp200 Ribu

718
0
Taksi Makkah yang berciri khas warna putih jumlahnya banyak, namun pada saat Armina tarifnya yang menggila.

MAKKAH (25/8-2018)
Tidak beroperasinya bus shalawat membuat jamaah haji yang berada di ring 2, mati kutuk karena kesulitan untuk ke Masjidil Haram. Pasalnya bukan kurangnya taksi yang tersedia, tetapi tarifnya selangit.

Jamaah haji sedang nego tarif dengan sopir
Sebagai gambaran jarak antara Hotel Grand Al – Aseel yang berada di Aziziah dengan Masjidil Haram, sekitar 3 Km, namun tarif yang dikutip mencapai Rp400 ribu perkepala. “Masalahnya sopir-sopor menetapkan tarif seenaknya, jadi kesulitan transpoartasi itu bukan ketiadaan angkutannya tetapi tarifnya yang selangit yakni 100 Riyal Saudi perkepala bukan per unit,” beber Herlang Mapatiti – jamaah haji asal Kutim.
Tarif taksi yang menggila ini dirasakan jamaah ketika bus shalawat dihentikan operasinya menjelang Armina. Bahkan hingga Sabtu (25/8) yang semula sudah dijadwalkan kembali beroperasi, ternyata belum juga ada.
Harga lebih gila lagi ini dirasakan jamaah pada Idul Adha (10 Dzulhijjah) , dimana jamaah yang sudah melontar Jumrah Aqobah kemudian berniat melakukan shalat Idul Adha serta tawaf dan sai ifadah di Masjidil Haram, benar-benar dicekik. Karenanya harga yang selangit, mau tidak mau terpaksa jalan kaki ke Masjidil Haram, kecuali yang benar-benar letih.
Pengamatan Suara Kutim.com biasanya taksi menggunakan sistem tarif satu mobil, namun pada masa transisi semua taksi menerapkan hitungan perkepala. “Kalau kita berempat, ya bayarnya empat orang meski taksinya seperti Blue Bird di Jakarta,” ungkap sejumlah jamaah kepada Suara Kutim.com ketika sama-sama menanti sopir taksi yang bermurah hati bisa memberi tarif lebih manusiawi.
Tak heran, banyak jamaah yang sudah masuk taksi beberapa meter mobil bergerak kembali ke luar karena kaget dengan tarif yang dikutip pengemudi. Terlebih-lebih yang mengetahui sistem tarif taksi di sejumlah negara yang menerapkan tarif per unit mobil bukan per penumpang.(SK12)

Artikulli paraprakTuntaskan Rukun Haji, Gelar Syukuran di Kamar
Artikulli tjetërRawat Alsintan Agar Bermanfaat Bagi Petani