Beranda hukum Terjadi di Bengalon : Murid Sakit, Malah Dicabuli Sang Guru di Ruang...

Terjadi di Bengalon : Murid Sakit, Malah Dicabuli Sang Guru di Ruang UKS

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (7/12)
Seorang murid SD di Bengalon yang masih duduk dibangku kelas 3, sebut saja Mawar (11) awal bulan Desember tadi menjadi korban pecabulan AB (29) yang tiada lain guru korban. Kasus yang kini sedang ditangani Polsek Bengalon, bermula ketika korban merasa sakit dan perlu pengobatan.
Kapolres Kutim AKBP Anang Triwidiandoko menyebutkan aksi pecabulan terhadap Mawar dilakukan AB di ruang UKS. Berdasarkan pengakuan korban kepada penyidik ia ketika dicabuli sedang sakit. “Saat berada di ruang UKS, korban didatangi AB kemudian gorden ditutup demikian pintu,” terang kapolres.
Dengan alasan mengobati korban, tangan AB bergerilya di daerah – daerah terlarang Mawar, namun karena sakit, Mawar diam saja demikian ketika celana dalam korban diturunkan AB.“Pengakuan korban, saat berbaring itu sempat dicabuli namun gagal,” beber kapolres.
Perbuatan bejat AB yang masih berstatus CPNS terhenti ketika Melati – seorang teman Mawar mencari. Takut ketahuan, AB langsung bersikap seolah-olah tidak ada kejadian apa-apa dalam ruang UKS.
Betapa kagetnya Melati, ketika melihat celana dalam sahabatnya berada di dengkul. “Karena aneh dan mendengar perbuatan AB, Melati bercerita kepada orang tuanya sehingga kasusnya ditangani Polsek Bengalon,” ungkap kapolres.
AB yang mengajar pada kelas III SD ini saat diperiksa mengaku hanya mengobati korban karena sakit, namun beberapa saksi dan bukti menguatkan aksi cabulnya sehingga sejak Jumat (4/12) ia ditetapkan sebagai tersangka dengan sangkaan telah melakukan pencabulan kepada anak di bawah umur. “Kini AB ditahan di Polsek Bengalon, sementara pemeriksaan terus berlanjut dengan menghadirkan berbagai pihak,” timpal Kapolsek AKP J Sianturi.(SK-02/SK-03/SK-12)