Beranda hukum Terjadi Muara Wahau : Satu Keluarga Tabrakan Dengan Truk, Sukur Tewas di...

Terjadi Muara Wahau : Satu Keluarga Tabrakan Dengan Truk, Sukur Tewas di TKP

8631
0
Jajaran Polsek Muara Wahau saat melakukan olah TKP tabrakan sepeda motor dengan truk yang menyebabkan Sukur tewas di TKP, sementara istri dan anaknya masih kritis,

SANGATTA (27/3-2019)

            Diduga ingin menghindari lubang, Sukur Selamat (35) warga Desa Jak Luay Kecamatan Muara Wahau – Kutim, Rabu (27/3) pukul 14.30 Wita,  merenggang nyawa. Karyawan PT Tapian Nadenggan Muara Wahau,. ini mengalami luka mengenaskan di kapala setelah sepeda motor yang ia kendari bertabrakan dengan truk yang dikemudikan Sobar (56) warga Samarinda.

Anggota Polsek Muara Wahau dan warga saat mengevakuasi korban.

            Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan bersama Kasat Lantas dan Kaposek Muara Wahau AKP Sukirno, Rabu (23/3) menerangkan, sejumlah saksi mata melihat sepeda motor Nopol KT 2912 IV yang dikemudikan Sukur, berusaha melewati lubang yang ada disebelah kiri dengan mengambil jalan sebelah kanan.

            “Saksi mata melihat sepeda motor yang dikemudikan Sukur dari arah  Bengalon menuju Wahau dalam kecepatan tinggi, saat melihat lubang berusaha ke kanan namun tidak memperhitungkan didepan ada truk dari arah berlawanan sehingga tejadi tabrakan,” terang kapolres seraya menambahkan TKP tabrakan terjadi di Km 8 Desa Karya Bakti Muara Wahau.

            Disebutkan, Sukur sendiri  meninggal dunia di TKP, sementara istri dan  anaknya yakni Istiyah (32) dan Riski (1)  mengalami luka serius, dan kini  dirawat di Puskesmas Muara Wahau. “Saat ini korban dibawa ke Puskesmas Muara Wahau, sedangkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dilakukan olah TKP,” terang Kapolsek AKP Sukirno.

            Warga menyebutkan, diduga  kepala sukur mengalami benturan keras bahkan sempat terlindas truk yang dikemudikan Sobar. Demikian dengan istri dan anaknya, namun istri dan anak Sukur sempat terseret beberapa meter ke tepi jalan dekat pohon kelapa sawit, sementara Sukur yang masih menggunakan helm tergeletak di jalan. “Dari dalam helm, mengalir darah,” terang sejumlah warga sekitar TKP.

            Untuk memastikan  kemungkinan penyebab tabrakan, Kapolsek AKP Sukirno memimpin olah TKP sementara jenazah Sukur bersama anak dan istrinya dibawa ke Puskesmas Muara Wahau. “Semoga saja, anak istrinya tidak meninggal dunia meski sempat terseret,” kata warga yang berusaha memberikan bantuan kepada korban yang sebelumnya dari Dusun Pangempon,  Desa Lamuk Kecamatan Kalikajar Wonosobo Jawa Tengah.(SK11)

Artikulli paraprakLambat Bayar, Berbunga 2 Persen Per Bulan
Artikulli tjetërSayid Anjas : Retribusi TPI, Salah Satu Sumber PAD Kutim