Beranda ekonomi Trend Belanja Meningkat, Omset Pedagang PIS Stagnan

Trend Belanja Meningkat, Omset Pedagang PIS Stagnan

923
0
Suasana depan Pasar Induk Sangatta (PIS) yang tampak sepi.

SANGATTA,Suara Kutim.com (11/6)
Berharap di bulan Ramadhan meningkat omset penjualan , terlebih dengan sudah tersediannya angkutan menuju Pasar Induk Sangatta (PIS) ternyata jauh dari harapan. Sejumlah pedagang di pasar terbesar di Sangatta Utara ini mengaku omset mereka tidak mengalami perubahan meski trend belanja masyarakat meningkat selama Ramadhan.
Kepada Suara Kutim.com sejumlah pedagang mengaku omset penjualan mereka stagnan sejak Ramadhan 1437 H dimulai Senin (6/6). Pedagang yang mengalami stagnan umumnya pedagang ikan dan daging. “Sekarang banyak pedagang ikan dan daging berdiri di luar PIS, dimana keberadaanya di tepi jalan protokol serta dekat pemukiman,” beber para pedagang.
Keluhan serupa juga dirasakan pedagang sayur, pasalnya di pasar tumpah atau dadakan yang digelar depan rumah warga seperti di Jalan Diponegoro, Jalan Yos Sudarso 3 dan 4 Sangatta Utara mampu menyedot pembeli jauh lebih banyak. “Kalau beli sedikit saja, ngapain harus di pasar karena cukup jauh sementara dekat rumah juga tersedia seperti ikan atau daging ayam, nanti menjelang lebaran biasanya ada juga pedagang ayam yang masih hidup,” sebut Anis warga Jalan Diponegoro Sangatta Utara.
Terhadap harga, Anis membenarkan tidak jauh berbeda dengan yang dijual di PIS selain itu sayur dan daging atau ikan yang dijual rata-rata masih segar, terlebih-lebih pasar tumpah beroperasi hingga malam. “Selain dekat dan ramai serta amannya itu yang membuat saya senang beberlanja di pasar dadakan ini,” aku Anis yang mengaku sudah lama tidak ke PIS.(SK12/SK14)

Artikulli paraprakDi Teluk Pandan, Buaya Sepanjang 2 Meter Incar Mangsa di Malam Hari
Artikulli tjetërPemkab Sulit Tertibkan Pasar Dadakan Yang Terus Menjamur