Beranda kutim Usai Ceramah Subuh di Masjid, Kaban Ketahanan Pangan Kutim Wafat

Usai Ceramah Subuh di Masjid, Kaban Ketahanan Pangan Kutim Wafat

5783
0
Warga masyarakat saat menshalatkan jenazah Hormasnyah (59) yang wafat setelah memberikan ceramah di tempat yang sama.

SANGATTA (8/6-2018)

Hormansyah
Usai memberikan ceramah subuh di Masjid Nurul Iman Al Qubaiyah Bukit Pelangi Sangatta Utara, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kutim, Hormasnyah (59), Jumat (8/6) pukul 06.00 Wita, menghembuskan nafas terakhir. Kabar wafatnya mantan penyuluh pertanian ini, langsung menyebar di lingkungan Pemkab Kutim sehingga hanya dalam hitungan sejam ribuan pelayat datang ke Ketua Takmir Masjid Nurul Iman Al-Qubaiyah ini.
Diantara pelayat yang datang Bupati Ismunandar, Wabup Kasmidi Bulang, Sekda Irawansyah, sejumlah anggota DPRD Kutim, mantan Bupati Kutim Ardiansyah serta sejumlah tokoh agama. “Mewakili Pemkab Kutim merasa kehilangan seorang pemimpin sekaligus teman,” kata Bupati Ismunandar setelah jenazah dishalatkan di Masjid Nurul Iman Al Qubaiyah.
Bahkan, Irawansyah tak bisa membendung harunya sehingga ia meneteskan air mata ketika menyampaikan sambutan mewakili keluarga. Demikian dengan sejumlah pengurus dan jemaah Masjid Nurul Iman Al Qubaiyah, seperti tak percaya segera berpisah dengan suami Hamidah ini. “Banyak yang disampaikan pada ceramah tadi, termasuk bagaiaman warga Bukit Pelangi bisa memakmur masjid,” ujar Mulyadi salah satu jemaah.
Hormansyah yang pernah menempuh pendidikan S1 agama, lahir di Sangkulirang pada tanggal 29 Agustus 1959.Menjadi PNS pada tahun 1981, selama karirnya putra Haji Syamsi dan Hajah Masrumi ini, pernah menjabat sejumlah jabatan di lingkunga Pemkab Kutim diantaranya Kasi Pertanian, Kasi Penyuluhan, Camat Kaliorang, Camat Sangkulirang, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kutim, Sekretaris Dinas Perkebunan Kutim, dan sejak tahun 2014 dengan pangkat Pembina Tk I ia diangkat sebagai Kepala Badan Ketahanan Pangan Kutim.
Jenazah Hormansyah, setelah disemayamkan di rumah duka kemudian dishalatkan ratusan jemaaah di Masjid Nurul Iman Al Qubaiyah dengan imam Sobirin Bagus, sebelum dibawa ke Sangkulirang, tanah kelahirannya. “Selamat jalan sahabat, kami akan selalu mengenang jasa-jasamu,” kata Irawansyah seraya menahan haru saat mobil jenazah milik RSU Kudungga perlahan-lahan bergerak.(SK12)

Artikulli paraprak13 OPD Dukung Peningkatan PAD Kutim
Artikulli tjetërFahmi Idris : Pemilih Wajib Bawa KTP Elektronika atau Suket Asli, C6 Hanya Undangan