Beranda kutim Visa Sahrani Terbit, Siap Berangkat Bersama Kloter IV Balikpapan

Visa Sahrani Terbit, Siap Berangkat Bersama Kloter IV Balikpapan

627
0
Jamaah Haji Asal Sandaran menjelang berangkat ke Sangatta untuk bergabung denan jamaah haji asal Kutim lainnya.

SANGATTA (28/7-2018)

Sahrani tersenyum bahagia mengetahui visa hajinya sudah terbit.
Meski sempat dilanda was-was visanya tidak terbit karena keterlambatan paspor, akhirnya Sahrani Sjafruddin HAM – warga Muara Wahau bisa berangkat bersama Kloter IV Balikpapan. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kutim, Sofyansyah menerangkan paspor Sahrani yang sempat bermasalah sehingga tidak mendapatkan visa dari Kedutaan Arab Saudi di Jakarta.
Namun, sepekan menjelang pemberangkatan, kabar gembira Sahrani bisa berangkat bersama 179 jamaah haji lainnya pada Senin (30/7) besok. “Sekarang, paspornya sudah ada dan telah diserahkan ke Embarkasi Balikpapan untuk dipergunakan pada pemberangkatan Kloter IV Balikpapan nanti,” terang Sofyan.
Jemaah haji asal Kutim, berangkat ke Arab Saudi, Selasa (31/7) pukul 17.10 Wita dengan pesawat Garuda Indonesia Nomor Penerbangan GIA 4104. Rombongan jamaah haji Kutim ini, Senin (30/7) subuh, diberangkatkan dari Masjid Agung Sangatta menggunakan 4 unit bus.
Panitia pemberangkatan dan pemulang Haji Kutim tahun 2018, Ahad (29/7) sejak pukul 13.00 Wita mulai mengumpulkan koper jamaah yang akan dibawa menggunakan truk. Sementara, jamaah haji dari sejumlah kecamatan dalam beberapa hari terahir sudah berdatangan di Sangatta.
Jamaah asal Sandaran yang terdiri Sahriah Abdussamad Tatang, Akhmad Sulaeman, Kanati Kartosarto, Timang Naji Baco, Faturrahman Palaming Lakating, Mahrina Gandong Pakunde, Junaidi Naji Baco,dan Idil Fitri Muhammad Yusuf Lakarenu, Sabtu (28/7) pukul 09.30 Wita sudah meninggalkan Sandaran menggunakan kendaraan sejumlah kendaraan roda empat.
Warga Sandaraan ini untuk mencapai Sangatta memerlukan waktu lama, karena harus melewati jalan perkebunan kelapa sawit serta menyeberangi Teluk Sangkulirang dengan kapal ferri.
Berdasarkan data Kemenag Kutim, CHJ tahun 2018 terbanyak dari Sangatta Utara, kemudian Sangatta Selatan disusul Kaliorang, Sandaran, Bengalon, Kongbeng, Muara Ancalong, Rantau Pulung, Kaubun, dan Muara Wahau.(SK11)

Artikulli paraprakListrik Kendala, Call Center dan Email Jadi Alternatif DPMPTSP
Artikulli tjetërHabis Isi Bensin, Sepeda Motor Terbakar Dekat SPBU