Beranda ekonomi Wabup Apresiasi Bursa Inovasi Desa, Karena Percepat Pembangunan Desa

Wabup Apresiasi Bursa Inovasi Desa, Karena Percepat Pembangunan Desa

545
0
Wabup Kasmidi Bulang membuka Bursa Inovasi Desa se Kecamatan Sangatta Selatan dan Sangatta Utara di BPU Sangatta Utara, Rabu (17/7).

SANGATTA (17/7-2019)

 Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang membuka bursa inovasi desa se  Kecamatan Sangatta Utara dan  Sangatta Selatan. Acara yang digelar di  di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Sangatta Utara Rabu  (17/7) bertujuan memberikan informasi potensi kedua kecamatan. “Bursa inovasi desa melahirkan inovasi pembangunan untuk meningkatkan pembangunan yang berkualitas, serta tepat sasaran,” kata Kasmidi.

Dihadapan puluhan undangan, lewat bursa inovasi desa, ia menaruh harapan  bisa meningkatkan inovasi,  program yang kreatif,  tepat sasaran, sehingga penggunaan anggaran efektif dan mampu meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat desa termasuk meningkatkan pembangunan.

Diakui,  pembangunan ekonomi  desa,   tertinggal, sehingga dibutuhkan inovasi program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan bursa inovasi  desa, ujar Kasmidi, diharapkan   muncul program pemberdayaan ekonomi  masyarakat yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, dengan capat yang bisa meningkatkan kemandirian desa.

“Tm inovasi desa  banyak koordinasi dengan pihak terkait, agar programnya itu tidak tumpang tindih dengan program  yang dibiayai APBD atau sumber dana lainnya.  Sebab saya lihat bursa inovasi desa ini  mirip Musrembangdes,” katanya.

 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  Desa (PMD) Kutim Suwandi menyatakan tidak akan ada tumpang tindi program yang diajukan tim inovasi desa, dengan program pemerintah lainnya. Sebab, inovasi yang dihasilkan dari bursa inovasi  dimasukkan sebagai program unggulan dalam Musrembangdes.

“Bursa inovasi desa  ini, adalah acara untuk menampilkan berbagai  program yang dilakukan di berbaga tempat, yang dibawa, yang tentu akan diusulkan dilaksanakan di desa setempat.  Jadi hanya akan membawa usulan,  yang akan masuk dalam program pembangunan desa tahun 2020. Anggarannya juga dari anggaran pembangunan  baik dari pemerintah daerah, maupun dari DD, jika memang dianggap cocok dilaksanakan,” katanya.

Diakui, bursa desa ini sudah dilaksanakan  sejak  tiga tahun lalu dan salah satu hasil dari inovasi desa adalah  di Desa  Tepian Trap  Sangkulirang.  “Dulunya  desa Tepian Terap  tidak ada listrik, dengan bursa inovasi dikembangkan inovasi pembagkit listrik tenaga air mini  yang sekarang  dinikmati masyarakat,” beber mantan Camat Muara Bengkal ini.(SK2)

Artikulli paraprakKasmidi : Sudah Ada Kesepakatan Nilai Pembebasan Lahan Jembatan
Artikulli tjetërCatatan Perjalanan Haji (60)