Beranda ekonomi Wagub Nilai TTG Bermanfaat Bagi Masyarakat

Wagub Nilai TTG Bermanfaat Bagi Masyarakat

1541
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (29/7)
Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab permasalahan di masyarakat, selain itu tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan lingkungan hidup.
Wakil Gubernur Kaltim Mukmin Faisal mengakui penerapan TTG merupakan suatu proses yang mampu mempercepat alih teknologi dari pencipta atau pemilik kepada penguna teknologi. “Gelar TTG se Kaltim ini sangat bermanfaat terutama bagi masyarakat yang selama ini dalam menggarap usahanya menggunakan teknologi sederhana dan perlu tenaga besar, sementara dengan teknologi sederhana namun sudah mengalami modifikasi mampu mendorong percepatan usaha masyarakat,” kata Wagub Mukmin Faisal saat membuka Gelar TTG se Kaltim.
Pemprov, kata wagub menaruh harapan besar di Kaltim tercipta teknologi-teknologi sederhana yang bisa dikembangkan dan dijangkau masyarakat. Ia memberikan alasan, alam Kaltim yang kaya dengan SDA bila digarap akan memberikan hasil terutama mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat terutama di kalangan petani, nelaya dan pedagang kecil. “Alat pengupas kelapa yang sederhana dan murah ternyata mampu membantu usaha petani kelapa, demikian dengan pedagang. Sebelumnya untuk mengupas kelapa saja memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar karena masih tradisional namun dengan sentuhan teknologi yang sedikit saja sudah bisa membantu masyarakat,” ujar Wagub.
Gelar TTG yang berlangsung di Graha Expo Kutim dibuka ditandai dengan penekanan sirine serat pelepasan balon oleh Wagub didampingi sejumlah pejabat diantaranya Ketua DPRD Mahyunadi dan Asisten Pemerintahan Stekab Kutim Syafruddin serta Kepala BPMPD Kaltim, Moh Jauhar Effendi.
Selain itu diserahkan hadiah kepada pemenang TTG dan Posyantek Kutai Timur yang diraih Riyoto (Sangatta Utara) dengan karya Alat Panjat, kemudian Dadang yang menampilkan Alat Pemutar Es Krim dan Indra dengan karya Bola Lampu Sederhana Dari Bahan Isi Ulang Pensil Mekanik. Sementara di lomba Posyantek tempat pertama diraih Posyantek Karya Sejarah Hidup Kec Telen, tempat kedua direbut Posyantek Odah Etam Bekarya (Bengalon) dan ketiga Posyantek Sahabat dari Teluk Pandan.(SK-02/SK-05/SK-12)

Artikulli paraprakPemeriksaan Kesehatan Paslon Sampai 6 Jam, Meliputi 14 Item dan Melibatkan Puluhan Dokter Spesialis
Artikulli tjetërIsmu Kelelahan, Ardian Santai, Norbaiti Yakin Lulus