Beranda kutim Wawan : KPC Mendukung Program Pelestarian LH

Wawan : KPC Mendukung Program Pelestarian LH

422
0

SANGATTA ( 11 /7-2018)

Prpoer Emas dari Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak kepada GM External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan, di Lamin Etam, Samarinda.
Perhatian KPC terhadap program lingkungan hidup diakui GM External Affairs & Sustainable Development PT KPC Wawan Setiawan, tidak pernah berhenti. Berbagai upaya pelestarian LH baik oleh KPC maupun masyarakat dan Pemkab, bahkan Pemprov Kaltim, ditegaskannya KPC akan terlibat karena masalah lingkungan merupakan masalah penting baik untuk sekarang maupun akan datang.
Terlebih juga dalam upaya mendukung launching 1070 relawan lingkungan hidup dan seminar nasional lingkungan, garapan DPD KNPI belum lama ini, ia mengungkapkan KPC senang dilibatkan dalam gerakan yang begitu hebat karena ada 1. 070 relawan yang digerakkan oleh DPD KNPI Kutim dan para pemuda melakukan gerakan yang fantastik, hebat, dan brilian untuk kepentingan Kabupaten Kutai Timur. “Sebagai pihak ketiga yang terlibat pada bagian penting segitiga emas, bersama pemuda-pemudi dan Pemkab Kutim,” ungkap pria pengemar fotografi ini.
Diakuinya, KPC sejak beberapa tahun lalu mempunyai program Kampung Bersemi (Bersih, Sehat, dan Mandiri) yang didukung Pemkab Kutim. Terkait, 1.070 relawan lingkungan hidup, diakui membawa semangat besar pula pada perusahaan batubara tersebut.
KPC saat ini, ujar Wawan, juga mendukung gerakan nasional pengurangan penggunaan kantung plastik, dan semoga hal ini dapat menjadi gerakan yang dilakukan secara bersama-sama dengan para relawan, pemuda-pemudi di KNPI Kutim, Pemkab, serta masyarakat Kutim secara keseluruhan.
“Pak Bupati Ismunandar! Kita tidak sendirian Pak, karena telah ada pahlawan-pahlawan lingkungan baru sebesar 1.070 orang. Belum launching saja, gerakan ini telah berhasil mengumpulkan jumlah sampah hingga 50 ton di Sangatta Utara. Apalagi setelah launching, jelas makin luar biasa. Terimakasih untuk para relawan dan pemuda-pemudi,” ucap Sarjana Antropologi Universitas Padjadjaran Bandung ini.(ADV-KOMINFO)

Artikulli paraprakIsmu : Masih Ada Kecamatan Blank Area
Artikulli tjetërMateri Penerimaan CPNS, Peserta Rakornas Antusias