Beranda kutim haji Alhamdulillah, Kloter 5 Balikpapan Sudah Tiba di Balikpapan

Alhamdulillah, Kloter 5 Balikpapan Sudah Tiba di Balikpapan

0
Petugas Kloter 5 Balikpapan foto bersama dengan latar belakang Masjidil Nabawi tepatnya dekat Makam Nabi Muhammad SAW.Foto Ist)

Loading

SANGATTA (4/9-2019)

                Setelah menempuh penerbangan selama 10 jam  lebih dari Madinah, rombongan jamaah haji Kloter 5 Balikpapan, akhirnya pukul 20.58  WITA tiba di Bandara Internasional Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

                Rombongan yang terbang dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah ini  berjumlah 452 orang terdiri jamaah asal Kutim, Samarinda, dan Paser. Jamaag yang bertolak ke Makkah pada 23 Juli 2019 ini dipimpin dipimpin Abdul Gafur dari Paser sebagai Ketua Kloter, kemudian Nanang Gazali  (TPIHI), Hardiansyah Baharuddin dari Samarinda, Suparno Suyat Ramsiah dari Paser serta Rahdatu Fakanur Rozi dari Kutim masing-masing sebagai TKHI ditambah TPHD diantaranya Agustinah dari Kutim.

                Selama di Makkah, Kloter 5 Balikpapan menginap Hotel Manazel Al Marwa Jalan Abraj Al Bait‎ yang berjarak sekitar 1,6  Km dari Masjidil Haram. Sementara di Madinah di Hotel Taiba Arac Suite sebuah  hotel bintang lima  yang berjarak beberapa meter dari Masjid Nabawi.

                Setiba di Balikpapan, semua jamaah akan mengikuti proses kedatangan di Embarkasi termasuk makan malam. Setelah beberapa jam istirahat, dilakukan pemberangkatan ke daerah masing-masing. Jamaah Kutim, terang Kepala Kantor Kemenag Kutim, Ambotang akan dibawa menggunakan bus. “Pemkab Kutim akan menyambut kedatangan jamaah haji di Masjid Al-Faruq pukul 09.00 Wita, setelah itu jamaah kembali ke rumah masing-masing sedangkan air zam-zam akan dibagikan di Masjid Al-Farqu,” terang Ambotang dan Kasi PHU Kemenag Kutim, Sofyansyah.

                Namun dari 180 jamaah haji Kutim, yang kembali hanya 178 orang sementara 2 orang yakni Hajjah Rafidah dan Hajjah Nani Jaji Mukure, wafat di tanah suci yang jenazahnya sempat dishalatkan jutaan jamaah Masjidil Haram sebelum dimakamkan. (SK11)