Beranda ekonomi Ardiansyah Ajak Perusahaan Sudi Bagi-Bagi Energi ke Masyarakat

Ardiansyah Ajak Perusahaan Sudi Bagi-Bagi Energi ke Masyarakat

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (28/6)
Bupati Ardiansyah Sulaiman mengaku miris dan prihatin jika bicara soal energy pasalnya sejumlah kecamatan dan desa masih belum bisa menikmati listrik secara utuh seperti desa-desa di Pulau Jawa. “Kalau bicara listrik atau energy, jujur saya prihatin sekali pasalnya Kutim ini lumbung energy tapi hanya berapa kecamatan yang baru bisa menikmati listri dua puluh empat jam, apalagi desa,” ujar Ardiansyah.
Data yang diperoleh Ardiansyah, saat ini listrik yang dialirkan PLN baru mencapai 36.048 KW yang tersebar di 10 pembangkit. Disisi lain, Kutim mempunyai batubara seluas 180.361 Ha yang mempunyai sumber daya sebesar 633.391.688.000 Mt.
Sementara sektor perkebunan kelapa sawit mempunyai potensi besar memproduksi listrik, diharapkan ikut menyumbang ketersediaan listrik. “Kepada perusahaan-perusahaan yang bergerak di pertambangan seperti batubara serta perkebunan kelapa sawit, dengan hormat bisa membantu masyarakat yang membutuhkan listrik,” ujar Ardiansyah.
Harapan serupa dilontarkan Ardiansyah saat bertemua dengan sejumlah perwakilan perusahaan yang beroperasi sekitar Bengalon. Menurut Ardiansyah, masih banyak desa di Bengalon belum bisa menikmati listrik seperti Sekerat dan Tepian Langsat sementara sekitar desa berdiri perusahaan besar yang memproduksi listrik lebih.
Kepada Suara Kutim.com, ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada PT Telen di Karangan yang bersedia menyalurkan kelebihan dayanya ke masyarakat. “Pemkab menaruh harapan perkebunan kelapa sawit bisa membagi kelebihan daya listriknya kepada masyarakat,” imbuhnya.
Data yang didapat Ardiansyah, limbah kelapa sawit seperti cangkang, serat, tandan buah kosong, batang bila diolah dapat menjadi sumber energy. “Literatur yang say abaca setiap 20 ton buah bisa menghasilkan energy listrik sebesar 53,8 KWh perjam, sementara kebun sawit yang produksi sudah ratusan ribu hektar,” beber Ardiansyah.
Ia mengakui saat ini Pemkab berencana mengembangkan mikrohidro di Batu Ampar, Muara Bengkal, Busang dan Sandaran. “Pengembangan mikrohido ini karena potensi sungai menjanjikan, semoga saja dana mencukupi sehingga impian masyarakat mendapatkan listrik bisa terwujud dalam waktu tidak lama,” janjinya.(SK-05/SK-09)