Beranda foto Ardiansyah Mengapresiasi Pelestarian Adat Dayak di Kutim

Ardiansyah Mengapresiasi Pelestarian Adat Dayak di Kutim

0
Bupati Ardiansyah Sulaiman saat bertandang ke Desa Long Segar Kecamatan Telen untuk membuka Musyarawah KDK - LJ Kutim.(Foto Burhan/Humas Kutim)

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (21/8)
IMG_8564Kuatnya warga Dayak melestarikan dan menjunjung adat istiadat diakui Bupati Ardiansyah Sulaiman sebagai bentuk kecintaan generasi muda Dayak kepada leluhurnya. Menurutnya, ada istiadat yang kini dipertahankan masyarakat Dayak harus diapresiasi terutama dengan berdirinya sejumlah lembaga adat.
Penilaian itu dikemukan Ardiansyah Sulaiman ketika membuka Musyawarah Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Jalan (KDK-LJ) Kutim, Jumat (21/8) di Desa Long Segar Kecamatan Telen. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tetap menghargai dan mencintai leluhur dan budayanya seperti Jepang yang hingga kini terus menjaga dan menggelar kegiatan budaya leluhurnya,” kata Ardiansyah.
Kehadiran KDK – LJ di Kutim, diharapkannya mampu melestarikan kebudayaan Dayak Kenyah Lepoq Jalan yang dinilainya anggun dan mempesona. Ia mengakui, di tengah-tengah kemajuan teknologi tentu memberi pengaruh terhadap upaya pelestarian budaya. “Jika kita sama-sama satu langkah, pemikiran dan keiginanan untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan dan adat istiadat lebih mudah dilakukan,” ujar Ardiansyah.
Bupati Ardiansyah yang datang bersama istri dan sejumlah kepala SKPD termasuk Asisten Pemerintahan Syafruddin, Asisten Kesra Mugeni serta Ketua Umum KDK – LJ Kaltim dan Kaltara, Ubang Hardianto, mengaku terkesan dengan prosesi penerimaan yang dilakukan masyarakat Long Segar.
Bupati Ardiansyah dan istri sebelum memasuki ruang pertemuan, di ujung jembatan disambut masyarakat dengan prosesi adat setelah itu ia dikenakan topi khas Dayak Kenyah. Selama menelusuri jembatan, ia dan istri dikawal dua penari kemudian diiringi puluhan penari lainnya.
Kehangatan warga Long Segar menyambut kedatangan orang nomor satu di Pemkab Kutim ini semakin terasa dengan disajikannya sejumlah tari-tarian mulai pelajar SD hingga kaum wanita, selain itu Bupati Ardiansyah juga diberi cendramata oleh kepala adat Dayak Kenyah Long Segar.
Ardiansyah mengaku terkesan dengan Desa Long Segar karena warga masyarakat kukuh dalam pelestarian adat istiadat namun tetap teloransi dengan masyarakat lain. Ia sendiri mencatat paling tidak 3 kali bertandang ke desa yang pernah dikunjungi Soeharto ketika menjabat Presiden Indonesia.(SK-05/SK-11)