Beranda ekonomi Bahas Enclave TNK, Plt Bupati Bakal Temui Menteri LH dan Kehutanan

Bahas Enclave TNK, Plt Bupati Bakal Temui Menteri LH dan Kehutanan

0
Suasana petugas KPPS di sebuah TPS pada saat Pilpres lalu, meski hanya mendapat honor Rp400 ribu mereka tetap eksis. Entah dengan sampai Rp800 ribu, semoga saja tidak ada lagi surat udangan yang menumpuk atau tidak terbagi

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (5/4)
Plt Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berencana menemui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya. Ia akan membahas soal enclave Taman Nasional Kutai (TNK) yang dirasakan belum bisa memberi ruang gerak bagi Pemkab untuk melakukan pembangunan di Kecamatan Teluk Pandan dan Sangatta Selatan.
Kepada Gubernur Awang Faroek Ishak, ia mengharapkan dukungan Pemprov Kaltim terlebih-lebih Awang Faroek Ishak disebut Ardiansyah mengetahui kondisi kedua kecamatan yang berada di TNK. “Saya rasa pak Gubernur Awang Faroek Ishak sangat memahami keadaan warga di TNK terutama di Teluk Pandan dan Sangatta Selatan, karenanya dukungan Pak Awang sangat diharapkan sekali sehingga pembicaraan dengan Menteri LH dan Kehutanan menemukan titik temu yang diharapkan selama ini,” ujar Ardiasnyah.
Ardiansyah yang ditetapkan Mendagri sebagai Plt Bupati sejak 31 Maret lalu, menyebutkan Pemkab Kutim berharap Menteri Siti Nurbaya bisa memahami soal keputusan Menhut Zulkifli Hasan yang hanya menetapkan enclave sekitar 7.816 Ha yang tidak sama dengan rekomendasi yang diberikan tim terpadu bentukan Menhut. “Dengan luas lahan yang dialihfungsikan hanya tujuh ribuan tentu sangat sulit bagi Pemkab Kutim untuk membangun, sementara tuntutan masyarakat di kedua kecamatan ingin disamakan pembangunan dengan kecamatan lain,” beber Ardiansyah.
Terhadap keinginan Pemkab Kutim, Gubernur Awang Faroek Ishak sangat memahami dan ia mendukung. Menurut Awang, selain Pemkab Kutim berkeinginan membanguna kedua kecamatan di dalam TNK, Pemprov Kaltim juga punya tanggungjawab terlebih-lebih di kedua kecamatan potensi untuk pertanian.
Saat menjabat dan dua kali menjadi Bupati Kutim, Awang Faroek Ishak juga getol memperjuangkan enclave TNK bahkan ia berkali-kali mengundang sejumlah anggota DPR-RI untuk melihat langsung.(SK-07)