Beranda kutim Catatan Perjalanan Haji (15)

Catatan Perjalanan Haji (15)

839
0
Sepeda motor elektrik yang bisa disewa untuk tawaf dan sai.

Tak Sanggup Jalan Kaki, Bisa Sewa Sepeda Motor Elektrik

MASJIDIL HARAM dari tahun ke tahun terus ditata, namun areal lama tetap dipertahankan. Perluasan dan peningkatan fasilitas terus dilakukan Pemerintah Arab Saudi, karenanya tidak heran sekitar Masjidil Haram masih terhadap sejumlah crane berdiri tegak, terutama menuju pemakaman Ma’la tepatnya sekitar Pasar Seng hingga Kantor Pos.

                Seiring dengan perluasan Masjidil Haram kini jamaah sudah diarahkan untuk melaksanakan ibadah di bagian gedung baru tepatnya, Barat dari Ka’bah. Di bagunan baru ini, fasilitas jauh lebih bagus dari bangunan lama seperti WC dan tempat wudhunya, selain itu full AC sehingga kawasannya benar-benar dingin sama dengan areal sa’i.

Ka’bah terlihat dari areal lintasan tawaf di lantai 3 tempat sepeda motor elektrik digunakan.

                Selain gedung baru, pemerintah Arab Saudi juga menyediakan sepeda motor elektrik bagi jamaah yang mengalami kesulitan untuk melaksanakan tawaf dan sa’i. Dengan sepeda motor elektrik ini, jamaah bisa merasa nyaman untuk tawaf dan sa’i meski berada di lantai tiga, namun jika fisik memungkinkan tawaf dan sa’ di lantai dasar memang jauh lebih nikmat.

                Untuk menikmati sepeda motor elektrik ini, kita wajib membayar sewa yakni sebesar 100 Riyal Saudi untuk tawaf, sama dengan sa’i. Sepeda motor elektrik yang digerakan dengan aki ini, tak berisik dan berasap karenanya sangat nyaman untuk digunakan jika memang kita tak mampu jalan jauh.

                Sepeda berwarna hijau ini dikemudikan jamaah sendiri, selain itu bisa ditumpangi 2 orang 3 orang. Pada titik tertentu ada lam[u hijau, tanda awal jamaah melakukan tawaf, demikian pada lintasan sa’i terdapat lampu hijau tempat jamaah untuk sedikit mempercepat lanju kendaraan.

                Karena sepeda motor, pengemudi wajib hati-hati karena bisa lalai bisa saja menabrak kendaraan yang ada di depan atau menyenggol pengedaran lainnya.  Meski demikian, Pemerintah Arab Saudi masih menyediakan kursi roda apabila jamaah ingin menggunakan jasa pembawa kursi roda, namun tarifnya sama dengan menyewa sepeda motor elektrik.(Syafranuddin/bersambung)

Artikulli paraprakPenanganan DBD Diatur Dengan Perbup Kutim
Artikulli tjetërIsmu : Berat Untuk Memecat Pegawai