Beranda ekonomi Catatan Perjalanan Haji (38)

Catatan Perjalanan Haji (38)

723
0

Sekitar Masjid Nabawi Banyak Bangunan Bersejarah

Masjid Ghamamah yang ada sekitar Masjid Nabawi Madinah.

BERADA di Madinah,jamaah pasti  tidak akan melewatkan kesempatan untuk berziarah ke Makam Baqi. Makam yang berada di Timur Masjid Nabawi ini, menjadi ramai dengan peziarah terutama ba’da subuh dan sore hari.

                Namun,  Pemerintah Arab Saudi melarang  jamaah wanita masuk. Makam yang dijaga tentara ini, juga tidak mengijinkan jamaah berdoa serta mengambil gambar terlebih video.

                Meski demikian ada saja jamaah yang tetap mengambil gambar, sehingga ditegur dan gambarnya diminta dihapus. Sikap petugas yang hanya meminta gambar dihapus itu diakui sudah lunak biasanya mereka tanpa peduli langsung menyita kamera atau HP.

Makam Baqi di Madinah

                Larangan berdoa di Baqi dan mengambil gambar itu memang sudah diingatkan sejak awal ketika jamaah akan memasuki makam ummat Islam terbesar ini. Banyaknya jamaah yang berziarah di Baqi, karena merupakan tempat Usman bin Affan RA, Istri dan putra – putri Nabi Muhammad SAW serta ribuan sahabat Nabi Muhammad SAW.

                Makam yang ada sejak jaman Jahiliyah ini, kini menjadi pemakaman umum termasuk jamaah haji dan umrah yang wafat di Madinah. Sama dengan makam di bagian lain  Arab Saudi, di Baqi juga tidak ada nisan seperti makam di Indonesia.

Selain Makam Baqi, sekitar Masjid Nabawi juga terdapat tempat-tempat bersejarah lainnya seperti masjid Masjid Ghamama dan Masjid Sab’ah. Kedua masjid yang berada tak jauh dari Masjid Nabawi ini,  punya arti penting dalam sejarah Islam di Madinah.

Masjid Ghamama dikenal dengan Masjid Mendung karena di masjid inilah Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan shalat istisqa yakni shalat meminta hujan dan tak berapa lama kemudian awan di atasnya mendung selain itu sebagai tempat shalat Ied dan shalat ghaib atas wafatnya Raja Nahjasyi.

Kemudian sekitar 25 meter, terdapat Masjid Abu Bakar El Seddiq, kemudian ada Masjid Ali bin Taleb. Ketiga masjid sahabat ini dikenal dengan nama Masjid Tujuh atau Masjid Sab’ah. Selain itu ada Masjid Salman Al Farisi, Masjid Ustman, Masjid Saad bin Muadz dan Masjid Fatah. “Masjid Sab’ah atau Masjid Tujuh dibangun untuk memperingati peristiwa bersejarah yakni perang Khandaq yang dimenangkan pasukan muslimin berkat ide membuat parit dari Sahabat Salman Al Farisi,” terang seorang penjaga toko di sekitar Masjid Abu Bakar El Seddiq.

Lokasi yang kini menjadi masjid meski ada yang tidak difungsikan, dijelaskan dahulunya sebagai pos penjagaan sahabat Rasulullah yang sekaligus tempat shalat saat perang.

Berkunjung ke masjid para sahabat ini, kita  melihat langsung ke kokohan bangunannya sehingga cocok disebut sebagai benteng atau penjagaan. Memang jika bertandang ke Masjid Tujuh ini, tidak ada pemandu khusus bahkan beberapa masjid tampak terkunci rapat kecuali Masjid Ghamama yang berada dekat pintu 6 Masjid Nabawi. (syafranuddin/bersambung)

Artikulli paraprakDaya Tampung Terbatas, Pinjam Rumbel SD
Artikulli tjetër1 Perusahaan Perkebunan Dinilai Buruk Kelola LH