Beranda hukum Coffe Morning Bahas Kunjungan Gubernur ke Maloy dan Apel Nusantara Bersatu

Coffe Morning Bahas Kunjungan Gubernur ke Maloy dan Apel Nusantara Bersatu

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (28/11)
Coffe morning, Senin (28/11) Pemkab Kutim, menurut Kabag Humas Setkab Kutim membahas beberapa agenda yang akan digelar dalam sepekan kedepan. Kepada Suara Kutim.com, jubir Pemkab Kutim ini menyebutkan pertemuan rutin yang dipimpin Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang didampingi Asisten Tata Pemerintahan HM Syafruddin, Asisten Adminitrasi Umum D Edward Azran dan Assisten Kesra Mugeni, disepakati beberapa agenda yang harus disukseskan seperti persiapan kunjungan kerja Gubernur Kaltim ke Maloy – Kaliorang.
Kepada Suara Kutim.com, ia menerangkan selama kunjungan Gubernur Awang Faroek Ishak ke Klaiorang pada tanggal 1 dan 2 Desember 2016 dengan agenda peninjauan peningkatan jalan Bontang – Sangatta – Maloy dan Sempayau. Kemudian, peletakan batu pertama pembangunan kereta api, temu wicara dengan masyarakat, peninjauan RS Pratama Sangkulirang serta penyerahan bantuan sosial kepada penyandang cacat sebanyak 100 org dan veteran 3 orang dan janda veteran 7 org.
Selain rencana kunjungan kerja gubernur, juga dibahas proses pembangunan jalan pendekat menuju pelabuhan laut di Kenyamukan yang masih diportal masyarakat.”Pelabuhan Laut Kenyamukan sementara pada bulan bulan Mei 2017 diharapkan dapat beroperasi sebagai Tol Laut wilayah Timur,” terang Muhtar.
Menurut Muhtar, Dinas PU Kutim merencanakan pekan depan mulai mulai melakukan kegiatan dengan target Desember selesai, sehingga ijin operasional diperoleh awal tahun 2017.
Menyinggung, apel Nusantara Bersatu direncanakan Rabu (30/11) dijadwalkan mulai digelar pukul 07.30 Wita dilapangan Kantor Bupati Kutim dengan peserta lebih kurang 5000 org dari unsur PNS, TNI, POLRI, Ormas, OKP, Penguyuban serta semua elemen masyarakat. “Disarankann semua peserta apel menggunakan ikat kepala dengan pita berwarna merah putih, sedang agendanya yakni Lagu Indonesia Raya, kemudian Orasi Kebangsaan oleh Bupati Kutim, Orasi kebangsaan dari Ketua Adat Besar Kutum, Ikrar oleh Ketua DPRD Kutim ditutup menyanyikan lagu-lagi nasional,” terang Muhtar seraya mengingatkan peserta apel dapat menggunakan pakaian adat dan tradiional dari masing daerah, sehingga terlihat adanya Kebhinekaan.(SK12)