Beranda kutim adv pemkab DPPKB Kutim Luncurkan Aplikasi Stunting, Mudahkan Identifikasi dan Strategi Penanganan Stunting di...

DPPKB Kutim Luncurkan Aplikasi Stunting, Mudahkan Identifikasi dan Strategi Penanganan Stunting di Kutim

0
Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Ronny Bonar

Loading

SuaraKutim.com, Sangatta – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur, sedang meluncurkan sebuah aplikasi yang dipakai untuk mengidentifikasi kasus stunting, berserta penanganannya. Hal ini diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPPKB Kutim, Ronny Bonar, Kamis (23/11/2023).

Dikatakan, melalui aplikasi stunting yang diluncurkan ini, akan lebih mempermudah proses penanganan stunting, terutama dalam melakukan identifikasi data dan penyeragaman permasalahan, sehingga setiap kasus yang dihadapi dapat diselesaikan dengan benar.

“Aplikasi stunting ini dibuat oleh mantan pejabat di Kementerian Kesehatan. Kami coba berkolaborasi dan Beliau siap membantu membuatkan aplikasi. Nantinya aplikasi stunting ini juga akan terkoneksi dengan Diskominfo Kutim,” ujar Ronny.

Lanjutnya, peluncuran aplikasi stunting ini sebagai upaya mendukung Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan dan Penurunan Stunting.

“Sebenarnya yang bisa mengatakan stunting dan tidak stunting itu dokter. Stunting itu pasti pendek, tetapi pendek itu belum tentu stunting. Stunting ini akan dideteksi 1000 hari pertama kelahiran,” jelasnya.

Menurut data dari Dinas Kesehatan, prevalensi stunting di Kabupaten Kutai Timur pada tahun 2022 mencapai 27,4 persen, namun mengalami penurunan menjadi 24,7 persen pada tahun 2023. Penurunan ini menjadi landasan utama bagi inisiatif pemerintah dalam menghadapi tantangan gizi, terutama stunting.(Red/SK-01/SK-02/Adv)