Beranda ekonomi Dukung Pembentukan Kutara, Warga Long Segar Sediakan Lahan Untuk Pusat Pemerintahan

Dukung Pembentukan Kutara, Warga Long Segar Sediakan Lahan Untuk Pusat Pemerintahan

3488
0
MONUMEN : Desa Long Segar Kecamatan Telen awalnya kawasan Resetlemen Penduduk yang dilakukan pemerintah. Sebagai pertanda pembentukan Desa Long Segar, warga mendirikan monumen yang kini berdiri kokoh.

SANGATTA,Suara Kutim.com (22/8)
Semangat warga masyarakat Telen terutama Desa Long Segar terhadap pembentukan Kabupaten Kutai Utara (Kutara) tidak bisa dibendung lagi. Bahkan masyarakat telah menyediakan lahan untuk pusat pemerintahan Kutara. “Berapapun dibutuhkan kami siap menyediakan, kabar didukungnya pembentukan Kutai Utara oleh Pak Ardiansyah kami warga Long Segar ini sangat bersyukur, karena dalam beberapa tahun kedepan pedalaman Kutim akan lebih maju lagi,”
kata Jim Zinal (65) salah seorang tokoh masyarakat Long Segar.
Pendapat serupa disampaikan Baya Sargius dan Ubang Hariyanto – masing-masing sebagai Ketua Kerukunan Dayak Kenyah (KDK) Lepoq Jalan (LJ) Kutim, Kaltim dan Kaltara. Menurut mereka, pembentukan Kutara secara tidak langsung akan mempercepat pembangunan, peningkatan pelayanan publik yang berimbas terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
Ubang yang kini tercatat sebagai pejabat di Pemkab Kukar mengakui jika tidak ada pemekaran Kutai, wilayah Long Segar diakuinya tidak akan berkembang. Seiring perkembangan Kutai Timur, ujar Ubang secara perlahan pembangunan telah menyentuh desa eks resetlemen penduduk. “Nantinya kawasan pedalaman Kutim ini akan lebih maju dan berkembang setelah Kabupaten Kutai Utara terbentuk,” tandas Ubang.
Bupati Ardiansyah Sulaiman optimis pada tahun 2017 mendatang Kutai Utara (Kutara) sudah berdiri. Pemkab Kutim, kata Ardiansyah tidak saja memberikan dukungan pembentukan Kutara semata tetap juga mengalokasikan dana operasional sebesar Rp5 M dalam dua tahun berturut-turut. “Saya ini hanya menjalankan amanat rakyat yang disalurkan sejak tahun 2009 lalu dan telah disetujui dewan melalui sejumlah keputusan dewan, karena sudah ada amanah rakyat itulah saya harus melaksanakan agar semuanya dapat dipertanggungjawabkan dunia akhirat,” ujar Ardiansyah seraya menyebutkan hakikat pembentukan Kutara rakyat pedalaman merasakan arti kemerdekaan, pembangunan yang berkeadilan serta lebih sejahtera.(SK-05/SK-07/SK-12)

Artikulli paraprakGalakan Cintai Budaya Indonesia, Bupati Akan Gelar Festival Budaya Kutim Setiap Tahun
Artikulli tjetërHingga Hari Ke-3, Halim dan Hidayat Belum Ditemukan