Beranda hukum Gang Sahara Geger, Anak dan Bapak Terlibat Pengeroyokan Samsul

Gang Sahara Geger, Anak dan Bapak Terlibat Pengeroyokan Samsul

972
0

SANGATTA (7/7-2019)

                Warga  Gang Sahara Jalan Yos Sudarso I Sangatta Utara, Sabtu (6/7) malam geger, pasalnya seorang pria bernama Samsul (29) mengalami luka serius akibat pengeroyokan yang dilakukan MH (29) dan AR (67) – anak dan bapak.

                Samsul yang diketahui warga Sangatta Selatan, mengalami luka didada akibat terkena senjata tajam yang dibawa MH dan AR. Keterangan yang dihimpun Suara Kutim.com, pengeroyokan yang menyebabkan Samsul mengalami penderahan ini, bermula dari tabrakan sepeda motor antara MH dengan Samsul – depan Gang Sahara II Sangatta Utara. “Samsul  ditabrak dari arah berlawanan oleh MH, kemudian terjadi adu mulut antara Samsul dengan MH, kemudian MH lari ke dalam gang memanggil AR,” terang sejumlah saksi.

                Dalam keadaan emosi, MH dan AR mendatangi Samsul yang sedang melihat kerusakan sepeda motornya. Namun, dalam posisi tak siap melawan, pria yang sehari-harinya berkerja di perusahaan swasta ini diserang MH dan AR dengan senjata tajam. “Memang tidak ada yang melihat langsung siapa yang menikam Samsul, namun luka yang dialami Samsul tepat di bagian dada sehingga darah membasahi bajunya,” ungkap sumber media ini.

                Kasus penikaman yang dilakukan anak dan bapak ini, dilaporkan warga ke Polres Kutim dan Polsek Sangatta. Sementara, Samsul yang mengalami luka mengenaskan dibawa ke RS PKT Sangatta. Namun, ia terus mengalami pendarahan bahkan kondisinya kritis.

                Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan bersama Kasat Reskrim AKP Yuliansyah, Ahad (7/7) menerangkan, MH dan AR sudah diamankan di Polres Kutim bersama barang bukti 2 bilah senjata tajam dan sepeda motor. “Kini anak dan bapak itu, menjalani pemeriksaan terutama untuk mengetahui peran masing-masing dalam pengeroyokan Samsul,” terang kapolres.(SK11)

Artikulli paraprakJahidin Berhasil Kembangbiakan Sapi Perah, Setiap Hari Produksi Susu Segar
Artikulli tjetërSemarakan Hari Bhayangkara, 210 Anak Dikhitan