Beranda ekonomi Hari Ketiga Lebaran, Dari Teluk Lombok Hingga Kolam Renang Hotel Mesra Sangkulirang...

Hari Ketiga Lebaran, Dari Teluk Lombok Hingga Kolam Renang Hotel Mesra Sangkulirang Dipadati Wisatawan

0
Warga Sangkulirang menikmati Kolam Renang Hotel Mesra Sangkulirang Bay. (Foto Muhammad Thamrin)

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (19/7)
Pantai Teluk Lombok Kecamatan Sangatta Selatan dan Kenyamukan Sangatta Utara, Sekerat di Kaliorang serta kolam pemandian milik Hotel Mesra Sangkulirang Bay, dipadati pengunjung. Meski demikian dilaporkan, kondisi obyek wisata aman dan terkendali.
Keterangan yang dihimpun Suara Kutim.com, warga Kutim mendatangi obyek-obyek wisata alam terjadi sejak lebaran kedua, Sabtu (18/7). Jajaran Polres Kutim yang sudah menyadari bakal banyaknya pengunjung, sehingga sejumlah petugas dikerahkan untuk mengendalikan arus lalulintas. “Kondisi obyek wisata aman dan terkendali, tidak ada kejadian menonjol,” terang Kapolres AKBP Anang Triwidiandoko.
Banyaknya wisatawan mengunjungi kawasan pantai, Basarnas Sangatta yang dipimpin Leo mengerahkan semua personil. Sejumlah peralatan dikerahkan termasuk speed boat dan pelampung. Menurut Leo, mereka mengerahkan semua peralatan karena menjelang siang air laut pasang sehingga banyak wisatawan berenang atau bermain air. “Tim SAR dan personil lainnya dikerahkan di beberapa lokasi terutama Teluk Lombok dan Pantai Kenyamukan, sedangkan di Pantai Sekerat diharapkan bantuan aparat desa meski demikian speed boat dengan kecepatan tinggi di stand bykan untuk menjangkau Sekerat,” kata Leo.
Laporan lain yang didapat Suara Kutim.com, Minggu (19/7) petang, kolam renang Hotel Mesra Sangkulirang Bay serta pantai Tanjung Harapan Sangkulirang, tiba-tiba menjadi salah satu obyek wisata menarik di Sangkulirang.
Warga Sangkulirang benar-benar memanfaatkan kolam renang milik Haji Rusli – mantan Camat Sangkulirang ini. Kolam yang berada di ada bukit dengan pemadangan laut yang membiru menjadi daya tarik sendiri, sehingga dalam sekejap kolam sudah penuh.
Sementara di Pantai Kenyamukan, dilaporkan warga sebagian besar datang untuk mengail serta berselfi ria. Untuk berenang menikmati air laut, pengunjung enggan karena Dusun Kenyamukan banyak buaya yang kerap menerkam manusia.(SK-03/SK-04/SK-05/SK-10)