Beranda hukum Ismunandar Puji Keberhasilan Kapolres Kutim Gagalkan Penyeludupan Sabu Terbesar di Kaltim

Ismunandar Puji Keberhasilan Kapolres Kutim Gagalkan Penyeludupan Sabu Terbesar di Kaltim

0
Suwardi dan Galeh, keduanya kurir sabu senilai Rp30 M yang berhasil ditahan Polres Kutim sejak Sabtu (2/7) lalu di Bengalon.

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com 916/7)
Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar memuji kepekaan Kapolres Kutim AKBP Roni Eko dan jajarannya dalam memerangi penyalahgunaan Narkoba terutama sabu. Salah satu keberhasilan yang ditorehkan Polres Kutim yakni mengagalkan pengiriman 14 Kg sabu pada Sabtu (2/7) lalu.
Dalam percakapan dengan wartawan termasuk Suara Kutim.com belum lama ini, Ismunandar menilai keberhasilan Polres Kutim mencegat sabu senilai Rp30 M sama menyelamatkan ribuan warga Kaltim. “Banyaknya sabu dibawa ke Kutim menandakan Kutai Timur merupakan daerah perlintasan Narkoba dari luar daerah untuk masuk ke Kaltim termasuk dari Malaysia. Pemerintah Kutim mendukung upaya aparat penegak hukum dalam memerangi dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba,” ujar Ismunandar.
Dalam kacamata Ismunandar, Kutim tidak hanya sebagai jalur perlintasan tetapi sasaran empuk pengedar untuk memasarkan barang haramnya. Orang nomor satu di Pemkab Kutim ini menilai, saat ini sasaran Narkoba menyasar warga pproduksi terutama anak muda. “Seluruh keluarga yang ada di Kutim untuk bersama menjaga anggota keluarganya dan turut bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kutai Timur,” imbuhnya.
Seperti diwartakan, Kepolisian Resort Kutim di Simpang Perdau Bengalon berhasil menahan Suwardi dan Galeh, dua warga Kaltim yang terlibat dalam penyeludupan sabu dari Malaysia ke Kaltim.
Selain itu, polisi juga telah mengamankan puluhan tersangka pengedar, pemakai dan pembawa Narkoba. Mereka yang kini meringkuk di balik jeruji Polres Kutim terdiri berbagai profesi seperti sopir, PNS dan pekerja perkebunan. “Sebagian besar tahanan yang ada terlibat kasus Narkoba, mereka dari berbagai profesi namun terbanyak pegawai swasta,” terang Kapolres Rino Eko.(SK3/SK13)