Beranda hukum Kotak Amal Masjid Agung Al-Faroek Dibongkar, Diduga Ratusan Ribu Raib

Kotak Amal Masjid Agung Al-Faroek Dibongkar, Diduga Ratusan Ribu Raib

0
Bahri mempetrlihatkan kotak amal Masjid Agung Al-Faroek yang dibongkar maling.

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (14/7)
Berpura-pura melakukan shalat, ternyata maling bisa menggasak uang dalam kotak amal. Aksi pencurian kotak amal di Masjid Agung Al-Faroek Sanggatta Utara,langsung mengkagetkan pengurus masjid.
Keterangan yang didapat Suara Kutim.com, Kamis (14/7) kotak amal yang ditempatkan tepat depan pintu utama utara Masjid Agung, diketahui terbongkar oleh pengunjung usai melaksanakan sholat duha. “Melihat posisi kotak amal yang tertutup namun dengan kondisi gembok kotak yang telah patah, pegawai yang tidak diketahui namanya tersebut langsung melapor kepada salah seorang takmir masjid bernama Ibrahim, yang biasanya berjualan minyak wangi dan perlengkapan sholat tepat di depan pintu utara Masjid,” terang Bahri – Pengurus Masjid Al-Faroek.
Kepada wartawan, disebutkan saat dilihat ke dalam kotak amal tersebut yang tersisa hanya uang logam saja sedang uang kertas sudah raib semua. “Kami pengelola Masjid Agung Sangatta mengecek rekaman CCTV yang berada tepat di depan pintu utara dan dalam masjid, dekat dengan tempat kotak amal tersebut berada. Sementara dari hasil rekaman hingga Rabu (13/7) malam pukul 22.00 wita, tidak ada hal yang mencurigakan apakah ada warga yang yang mendekati kotak amal tersebut sehingga diperkirakan, kotak amal tersebut terbongkar Kamis,” bebernya.
Bahri menyebutkan pencurian uang amal jamaah yang dimasukan dalam kotak amal yang kedua kali terjadi dalam dua tahun terakhir. Kasus pertama yang terjadi pada 2014 lalu, pelakunya seorang pelajar SLTP.
Terhadap uang uang dicuri pada kasus kedua, Bahri memperkirakan jumlahnya ratusan ribu rupiah pasalnya setiap usai melaksanakan sholat Jum’at, takmir masjid mengumpulkan seluruh isi kotak amal dan biasanya berisi uang sedekah jamaah masjid sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu.
Bahri mengakui luasnya komplek Masjid Agung Sangatta tidak bisa membuat setiap petugas keamanan terus melakukan pengawan sehingga dipasang kamera CCTV di beberapa bagian masjid. “Saat ini Masjid Agung Al-Faroek memiliki 3 orang imam rawatib dan 3 orang bilal, 30 petugas kebersihan dan 6 petugas Satpol PP yang berjaga secara bergantian. Saat ini pihaknya hanya menunggu hasil rekaman CCTV dan nantinya pengurus masjid akan mengambil keputusan melalui rapat, apakah hasilnya akan dilanjutkan ke jalur hukum atau tidak,” tandas Bahri.(SK3)