Beranda hukum Lahan Belum Diselesaikan, Hengky Segel Puskesmas Sangatta Utara

Lahan Belum Diselesaikan, Hengky Segel Puskesmas Sangatta Utara

6193
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (29/8)
dipalangAktifitas Puskesmas Sangatta Utara, Senin (29/8) pagi terhenti total pasalnya ruang akses masuk disegel Henky Abdullah – warga Sangatta Utara. Tidak itu saja, halaman Puskesmas yang merupakan cikal bakal RSU Sangatta juga disegel dengan mengunakan tali warna-warni.
Namun aksi penyegelan ini tidak berlangsung, pada pukul 08.45 Wita semua spanduk, poster dan tali sudah dibuka sehingga aktifitas pelayanan publik kembali normal pukul 09.15 Wita.
Pengamatan Suara Kutim.com pada sejumlah poster dan spanduk yang dipasang, tertulis “Sebelum Ada Penyelesaian UPT Puskesmas Sangatta Utara Kami Segel, an Hengki Abdullah” selain itu terdapat tulisan lain “Lahan Kami Segel”.
Kepada wartawan, Hengky sebagai anak tertau dari Abdullah – mantan kades Sangatta menyebutkan lahan yang dijadikan Puskesmas merupakan lahan orang tuanya, namun tidak ada penyelesaian hingga sekarang. “Karena itu, kami memasang poster bertuliskan “Sebelum Ada Penyelesaian UPT Puskesmas Sangatta Utara Kami Segel,” kata Hengki.
Selain itu, Henki yang mengaku ahli waris lahan, menilai Pemkab tidak serius untuk membangun Puskesmas Sangatta Utara dengan yang lebih baik. Dalam pandangannya, bangunan Puskesmas Sangatta Utara yang dibangunkan PT KPC, tidak layak dan tidak pantas sebagai tempat merawat orang sakit. “Apa yang aku lakukan ini, semata-mata untuk masyarakat Sangatta agar Puskesmas ini dibangun lebih baik lagi tetapi selama ini hanya janji-janji saja,” bebernya seraya menyatakan sebagai ahli waris lahan ia tidak diperhatikan pemkab.
Penyegelan Puskesmas Sangatta Utara dilakukan Henky sejak Minggu, selain itu ia menempatkan sejumlah orang meski demikian warga termasuk kalangan wartawan yang masuk di arena disegel tidak larang.(SK2/SK3/SK12)

Artikulli paraprakTerkait Pemengkasaan DBH, Sekretaris G20 Mei Dorong Pemkab Gugat Pemerintah Pusat
Artikulli tjetërBandara Sangkima Dirancang Bisa Didarati Pesawat Jenis ATR