Beranda foto Narkoba Sudah Masuk Semua Kecamatan, Waspadalah

Narkoba Sudah Masuk Semua Kecamatan, Waspadalah

1168
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (30/5)
Menyalahgunakan Narkoba selain menghancurkan masa depan juga bisa merusaka kesehatan, jika tertangkap bisa dipenjara minimal satu tahun. Penyalahgunaan Narkoba di Kutim terus meningkat dari tahun ke tahun termasuk oknum masyarakat yang diamankan.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sangatta, Dodi Emil Gazali serta Iptu I Made dari Polres Kutim saat mensosialisasikan bahaya Narkoba kepada masyarakat Muara Ancalong, Sabtu (30/5) menyebutkan narkoba telah menyebar hampir di semua kecamatan terutama kecamatan yang perekonomiannya sudah meningkat. “Sebagai kawasan yang berada di ruas jalan utama, Muara Ancalong menjadi sasaran empuk pengendar Narkoba,” kata Made.
Diungkapkan, penyalahgunaan Narkoba tidak saja kalangan mampu tetapi sudah menyentuh pelajar. Dalam operasi Satnarkoba, ujar Made kebanyakan pelajar terlibat menggunakan doubel el yang nilai jualnya Rp10 ribu perbungkus atau 5 biji. “Namun sekarang banyak pelajar yang menggunakan lem kayu untuk bisa flay, bahkan gas elpiji,” ungkap Made dalam sosialisasi yang digelar Dinas Dikbud dan BNK Kutim.
Dihadiri semua kepala desa, kepala sekolah serta orang tua , Dodi Emil Gazali dari kejaksaan mengimbau warga Muara Ancalong untuk segera memberitahu aparat berwajib jika ada keluarga yang terlibat penggunaan Narkoba untuk direhabilitasi. “Kalau pengedar dan tertangkap pasti diproses, demikian dengan pengguna namun jika terlebih dahulu meminta direhabilitasi tentu segera dilakukan rehabilitasi,” terang Dodi seraya menerangkan sebagian besar tahanan sekarang pengguna dan pengedar Narkoba.
Iman Hidayat – Kepala Dinas Dikbud Kutim menyebutkan sosialisasi bahaya Narkoba digelar dari sekolah ke sekolah karena prihatin banyaknya pelajar terlibat dalam Narkoba terutama pil koplo atau doubel el, ngelem serta seks bebas.(K-04/SK-09)

Artikulli paraprakMeski Kecil Kemungkinanya, BKD Tetap Evaluasi Ijazah Pegawai Pemkab Kutim
Artikulli tjetërBPBD Fokus Pembinaan TRC dan Relawan