Beranda kutim diskominfo Pasar Kongbeng Segera Dibangun Kembali

Pasar Kongbeng Segera Dibangun Kembali

0

Loading

SANGATTA (29/10-2019)

            Kebakaran yang menghanguskan Pasar Rakyat  Kongbeng, menjadi perhatian Wabup Kasmidi Bulang. Saat bertandang ke Kongbeng, Selasa (29/10), ia langsung  berdialog langsung dengan korban kebakaran. “Pak Camat segera didata korban termasuk pemilik petak pasar, “ kata Kasmidi.

Wabup Kasmidi Bulang saat meninjau lokasi kebakaran di Kongbeng.(Foto Ist)

Bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Suwandi, Arang Jau – anggota DPRD Kutim, Camat Kongbeng Furkani, Kapolsek Kongbeng, Koramil  Kongbeng, ia menyebutkan segera melakukan rapat koordinasi dengan perwakilan pedagang, tokoh masyarakat, Kepala Desa, OPD dan untuk  menentukan kebijakan yang diamabil Pemkab Kutim.

Sejumlah warga Kongbeng terutama korban berharap ada pasar baru serta bantuan Pemkab terkait korban , pasalnya mereka mengaku sudah kehabisan harta benda sementara untuk berusaha memerlukan modal lagi. “Kami berharap ada bantuan agar bisa bangkit lagi, kini ketiadaan modal lagi,” ujar sejumlah pedagan.

Kasmidi yang datang untuk kegiatan lain, sata bertemu dengan masyarakat korban kebakaran menyerahkan bantaun pribadinya. Sementara ia menyebutkan bantuan Pemkab Kutim saat  ini sedang dipersiapkan Dinas Sosial.

Kebakaran terjadi di  Kongbeng terjadi Sabtu (26/10) malam yang menghanguskan 30 rumah dan 100 lapak.   Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, Ahad (27/10) menerangkan, kebakaran yang terjadi di Jalan Pahlawan Kongbeng ini, masih dalam penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. “Informasi sampai pagi ini, tidak ada korban jiwa namun kerugian diperkirakan mencapai satu miliar rupiah,” terang AKBP Teddy Ristiawan.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan Andre (19) salah seorang saksi mata, api diduga kuat akibat korsleting dari neon box milik Counter HP Nindi Cell. Dari neon box itu, api langsung membesar dan merayap ke rumah took milik Ake.

Karena bangunan pasar umumnya kayu, api dengan cepat berkobar sehingga menghanguskan sejumlah rumah warga serta 100 lapak pedagang. Dijelaskan Kapolres AKBP Teddy Ristiawan, upaya pemadaman dilakukan warga dengan alat sederhana kemudian datang bantuan dari PMK Kecamatan Kongbeng dan perusahaan. “Ada enam unit mobil Damkar yang dikerahkan, karena banyaknya material yang terbakar ditambah bangunan yang terbakar umumnya kayu sehingga memerlukan waktu lama untuk memadamkan api,” beber kapolres seraya menambahkan penyelidikan kini dilakukan Polsek Kongbeng dan Satreskrim Polres Kutim.(ADV-KOMINFO)