Beranda kutim Saat Wukuf, Jutaan Jamaah Haji Menangis dan Mohon Ampunan Allah SWT

Saat Wukuf, Jutaan Jamaah Haji Menangis dan Mohon Ampunan Allah SWT

0

Loading

Suasana di Padang Arafah saat wukuf
SANGATTA,Suara Kutim.com
       Jamaah haji seluruh dunia yang berjumlah 3 juta orang   berada di Arafah  wukuf, termasuk jamaah yang sedang sakit. Padang Arafah yang mulai menghijau, kini sudah tersulap menjadi lautan putih.
     Abdurahman – Kontributor Suara Kutim.com di Makkah melaporkan ketika waktu wukuf dimulai sebelum shalat Jumat, jutaan jamaah langsung melakukan kegiatan yang dianjurkan seperti mengaji, berzikir, berdoa dan amal ibadah lainnya. “Habis sudah air mata, semua jamaah menangis bahkan tidak merasakan lagi akan teriknya matahari,” ujar Abdurahman.
Melaksanakan wukuf di Arafah merupakan kewajiban jamaah haji, apabila tidak bisa melaksanakan wukuf pelaksanaan ibadah hajinya dianggap batal dan wajib diulang tahun depan. Karenanya, beberapa menit sebelum waktu wukuf dimulai sejumlah ambulance mulai memasuki kawasan Arafah. “Jamaah yang sakit akan dibimbing untuk melaksanakan ibadah selama wukuf seperti berdizikir dan berdoa, setelah itu semua ambulance kembali ke Makakah,” sebut Abdurahman.
        Saat menyampaikan laporan pukul 21.30 Wita atau pukul 16.30 WAS, Abdurahman menyebutkan sebagian besar jamaah menumpahkan kesedihannya sehingga tampak dari kondisi mata yang membengkak habis menangis.
       Menurutnya, selama berada di Arafah semua jamaah sama keadannya yakni hanya memakai kaim ihram sebanyak 2 lembar dan tidak berjahit. Semua jamaah wajib, meski ia pejabat tinggi di pemerintahan dan militer atau pemulung. “Situasinya seperti lautan manusia yang sedang menanti pengadilan Allah SWT, semua sibuk dengan urusan masing-masing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada Allah SWT,” ungkap Abdurahman.
      Dikatakan, setelah magrib semua jamaah akan bergerak ke Musdalifah untuk bermalam sebentar kemudian melanjutkan ke Mina untuk melontar tiga jumrah. Bagi yang sudah melontar dan bertahalul, disarankan bisa melaksanakan shalat id Idul Adha di Masjidil Haram.(SK-05)