Beranda kutim Sejak Perusahaan Hadir: Kesra Warga Gunung Sekerat Membaik, Kriminal Menurun

Sejak Perusahaan Hadir: Kesra Warga Gunung Sekerat Membaik, Kriminal Menurun

635
0
Warga Desa Selangkau Kecamatan Kaliorang foto bersama Wagub Kaltim Hadi Mulyadi dan Wabup Kasmidi Bulang.

SANGATTA (24/4-2019)

                Kecemasan batalnya pembangunan pabrik semen ternyata dirasakan warga Sekerat dan Selangkau, pasalnya mereka sangat berharap sehingga tidak ada warga yang menganggur. Kades Selangkau Hasbullah, mesmi warganya saat ini berjumlah 300 KK namun masih ada yang menganggur belum tertampung bekerja di sejumlah perusahaan.

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi mendengarkan keterangan warga soal air yang dikelola PDAM di Sekerat.

                “Kami optimis, kehadiran pabrik semen nantinya membuat warga kami semua bekerja tidak ada lagi yang menganggur. Kalau masih menganggur, memang pemalas. Karenanya warga Selangkau sangat berharap pabrik semen segera berdiri,” kata Hasbullah dalam percakapannya dengan Suara Kutim.com belum lama ini.

                Sebagai warga asli Selangkau, ia tak membantah banyak warga Selangkau yang berurusan dengan aparat hukum karena terlibat tindak pidana. Namun, sejak hadirnya perusahaan perkebunan kelapa sawit, pertambangan batubara menyebabkan warga Selangkau banyak bekerja. “Kini boleh jadi tidak ada lagi yang mabuk-mabukan, berjudi atau terlibat kasus yang harus berurusan dengan polisi. Setelah ada pekerjaan, mereka bisa menapak masa depan yang baik bahkan yang masih singel sudah membina rumah tangga dan menjadi orang tua yang baik,” beber Hasbullah.

                Kini, ujar Hasbullah, warga berharap pabrik semen bisa berdiri tentu akan memberi peluang bagi masyarakat untuk bekerja termasuk melakukan kemutraan dalam berusaha. “Kalau bisa besok, besok juga pabrik itu mulai dibangun kami warga Selangkau ini sangat senang sekali,” sebutnya berapi-api.

                Terkait adanya penolakan sejumlah mahaisiswa di Samarinda dan Sangatta, ia menegaskan bukan menyuarakan suara warga sekitar Gunung Sekerat. “Kami dan warga Gunung Sekerat ini tidak pernah memberikan delegasi kepada pihak manapun, bahkan kami minta pabriknya segera dibangun karena kami sudah merasakan semenjak sejumlah perusahaan beroperasi di sekitar Sekerat ini,” ungkapnya.(SK11)

Artikulli paraprak2 Warga Sangatta Diperiksa Gakumdu, Tertangkap Basah Gunakan C6 Bukan Miliknya
Artikulli tjetërSoal Pabrik Semen : Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutim Libatkan Para Ahli Sebelum Buat Keputusan