Beranda kutim Tari Massal dan Goyang Gemu Famire, Gelorakan Semangat NKRI di Kutim

Tari Massal dan Goyang Gemu Famire, Gelorakan Semangat NKRI di Kutim

0

Loading

PERINGATAN HUT Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke 72 Republik Indonesia (RI) di Kutai Timur (Kutim) berlangsung semarak sejak pagi, ini tiada lain berkat tampilan 150 pelajar se Kota Sangatta Utara yang menyajikan tari klosal bertemakan Menjaga NKRI.
Tari yang melibatkan pelajar SMP 1 dan SMA 2 Sangatta Utara, ditampilkan sebelum upacara dimulai. Tari yang menyampaikan pesan akan arti kesatuan dan persatuan serta menjaga Kebhinekaan ini dipadu dengan Semangat Kerja Bersama (SKB) ini merupakan binaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim dibawah penasehat Hj Ence UR Firgasih.
Tari yang disutradarai Rubito dengan koreografer Supartini, Yolan Fitri dan Ariani dikoordinir Ical dengan pembina Kepala Disdik Kutim Akhmad Baharuddin dan sebagai penanggungjawab Roma Malau, Sekretaris Disdik Kutim. “Tarian massal ini dipersiapkan sejak beberapa waktu lalu. Kita sangat bersyukur karena anak-anak bisa tampil maksimal hari ini, walaupun gerimis,” ujar Akhmadi.
Gambaran akan keanekaragaman budaya nusantara itu, ditampilkan apik peserta tari. Mereka mengenakan berpakaian dari berbagai suku yang ada mulai Kutai, Jawa, Bugis, NTT, Batak, hingga Papua.
Dengan paduan musik yang dikemas apik, 150 penari membuat suasana menjelang peringatan HUT Kemerdekaan menjadi semarak, terlebih ketika semua penari membentangkan baliho bertuliskan “Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 71” di akhir penampilan.
Namun yang tak kalah menariknya, ketika puluhan anggota Polres Kutim termasuk anggota Bhayangkari, ikut tampil dengan Goyang Gemu Famire. Tarian asal wilayah Timur Indonesia ini, tentu membuat daya tarik tersendiri bagi undangan bahkanBupati Ismunandar, Wabup Kasmidi Bulang, serta pejabat lainnya ikut bersama-sama bergoyang mengikuti irama musik. (ADV37-Humas Kutim/HMS4).

Artikulli paraprakTampil Dengan Romantika 45, MB WPS Memukau Penonton
Artikulli tjetërDPRD Setuju Pemkab Pinjam Rp350 M ke Bank Kaltim