Beranda hukum Bayi Perempuan Usia 3 Hari Ditemukan Mengapung di Sungai Sangatta

Bayi Perempuan Usia 3 Hari Ditemukan Mengapung di Sungai Sangatta

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (9/12)
Warga Sangatta terutama yang akan ke pasar Sangatta Selatan, Rabu (9/12) pagi dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat bayi mengapung di Sungai Sangatta. Bayi berkelamin perempuan ditemukan hanyut dan terbunkus dalam tas kresek.
Bayi malang yang sengaja dibuang oleh ibunya ini, ditemukan masih lengkap dengan ari-arinya dan diperkirakan baru berumur 3 hari. Setelah dievakuasi warga, bayi yang lahir dengan kulit putih langsung diamankan jajaran Polres Kutim kemudian dibawa ke RSU Kudungga untuk divisum.
Wakapores Kutim Kompol I Nyoman Suantara mengatakan, kasus pembuangan bayi malang dalam penyelidikan. “Bayi itu memang ada, ditemukan warga mengapung. Kami sudah amankan, dibawa ke RSUD untuk divisum,” katanya.
Kepolisian Kutim akan berkomunikasi dengan masyarakat, siapa bayi tersebut sebelum dilakukan pemakaman. “Kami mengharapkan masyarakat memberikan informasih, siapa yang tiba-tiba kehilangan bayi,” harapnya.
Kemungkinan dilakukan tes DNA, Suantara mengatakan belum. Sebab, tes DNA dilakukan jika ada orang yang dicurigai lalu dilakukan tes untuk mencocokkan. “Hingga kini belum ada indikasi, maka belum bisa dilakukan,” jelasnya.
Ia mengakui dari kasak mata, terindikasi bayi malang diduga lahir normal. Setelah lahir, dibuang. Dugaan sementara, bayi tidak berdosa ini dibuang dari arah Jembatan Pinang, kemudian mengapung menuju arah sangatta selatan setelah itu ditemukan oleh petugas ponton.
Namun menurut Wakapolres jika dibuang di Jembatan Pinang dengan kondisi yang memprihatinkan, tentu bayi malang itu sudah dimangsa buaya atau binatang lainnya. “Untuk menemukan siapa ibu dari bayi malang itu tentu perlu pendalaman lagi,” beber wakapolres.(SK-02/SK-03/SK-13)