Beranda hukum BLH Kutim Dalami Penyebab Pencemaran Sungai Kubur Kaubun

BLH Kutim Dalami Penyebab Pencemaran Sungai Kubur Kaubun

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (27/9)
Kualitas air Sungai Kubur di Kaubun diakui Kepala BLH Kutim Ence Ahmad Rafiddin Rizal, berdasarkan uji sampel pada Kamis (15/9) di 8 titik lokasi sudah diambang normal serta sesuai standar baku mutu sungai kelas dua.
Menurut Ence Ahmad Rafiddin, pengujian dengan 30 variabel diketahui pada kandungan logam berat khususnya besi (Fe) dan Mangan (Mn) di Sungai Kubur tersebut sudah berada diambang normal dan sesuai standar baku mutu sungai kelas dua.
Kepada awak media yang mengkonfirmasi hasil penelitian BLH, ia mengakui yang menghawatirkan saat ini yakni tingginya tingkat keasaman air di hulu sungai Kubur yang merupakan hulu Sungai Sinibung dan berdekatan dengan Pabrik PT Telen demikian pada drainase PT Indexim yang dilewati air hauling PT GAM.
“Dilahan yang ada diketahui adanya pembukaan lahan untuk kegiatan pertambangan namun belum dilakukan eksplorasi. Kemungkinan besar akibat tingginya keasaman air ini yang menyebabkan gatal-gatal oleh warga yang memanfaatkan air sungai, seperti yang pernah dikeluhkan masyarakat,” terang Ence Ahmad Rafiddin.
Tingginya keasaman air Sungai Kubur atau Kabun, diakui belum diketahui penyebabnya karena perlu penelitian lebih mendalam. Encek Ahmad Rafiddin, menegaskan belum bisa mengkaitkan pencemaran yang terjadi dampak pertambangan atau akibat pembukaan lahan secara alami.
Terhadap normalnya tingkat keasaman air dan kandungan besi serta mangan di Sungai Kubur, diduga akibat penetralan secara alami di sepanjang sungai Kubur. Namun untuk menyakinkan, BLH Kutim, dijelaskan Encek Ahmad Rafiddin, kembali melakukan uji sampel air khususnya di wilayah waduk milik PT Telen dan drainase milik PT GAM.
Pria yang akrab disapa Rizal mengungkapkan jika diketahui da nada bukti pencemaran akibat keteledoran, kemungkinan BLH menjatuhkan sanksi kepada pihak perusahaan. “Kami terbuka, kepada masyarakt yang mempunyai dokumen terutama video sangat kami hargai karena dengan video akan menjadi bukti kuat dalam penyelidikan,” tandasnya.(SK2/SK3)