Beranda kutim adv pemkab Dinas Perkim Kutim Kaji Pengadaan Lahan Pemakaman Umum di Wilayah Sangatta

Dinas Perkim Kutim Kaji Pengadaan Lahan Pemakaman Umum di Wilayah Sangatta

0
Kadis Perumahan dan Pemukiman Kutai Timur, Ahmad Iip Makruf

Loading

SuaraKutim.com, Sangatta — Peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya, tentu harus dibarengi dengan kesiapan pemerintah dalam penyediaan sejumlah fasilitas umum dan sosial. Tidak terkecuali dengan wilayah Sangatta, penambahan jumlah penduduk yang kian pesat ternyata belum diiringi dengan ketersediaan lahan untuk tempat pemakaman umum (TPU), baik yang ada di Kecamatan Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan.

Alhasil, akibat over kapasitasnya TPU di wilayah Sangatta, menyebabkan banyak keluhan warga yang mengaku kebingungan ketika ada kerabatnya meninggal dunia namun tidak kebagian tempat untuk melakukan penguburan jenazah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutim, Ahmad Iip Makruf mengatakan jika pihaknya telah merencanakan akan melakukan pengadaan lahan pemakaman atau perkuburan.

Saat ini proses pengadaan lahan makam masih dalam tahap kajian teknis, dimana mereka menargetkan salah satu lokasi seluas 5 hektar di wilayah Kecamatan Sangatta Selatan.

“Di perubahan (anggaran, red) ini baru kajian teknisnya, tahun depan baru DED (Detail Engineering Desain, red) nya,” jelas Iip saat disambangi di ruang kerjanya.

Lanjutnya, karena pengadaan lahan makam merupakan hal urgent untuk Sangatta Selatan, Dinas Perkim merencanakan akan melakukan pembebasan lahan di tahun 2023 mendatang.

Kendati demikian, Ahmad Iip mengatakan bahwa tidak hanya Sangatta Selatan, namun Sangatta Utara juga harus disediakan lahan makam baru mengingat penambahan jumlah penduduk yang terus meningkat.

Terlebih saat ini jika ada warga yang meninggal dunia dari Kecamatan Sangatta Selatan, namun dimakamkan di pemakaman Sangatta Utara, atau sebaliknya. Tentunya berefek pada semakin mengecilnya lahan pemakaman karena digunakan oleh dua kecamatan.

“Kita mau Sangatta Selatan ada, Sangatta Utara juga ada. Tetapi untuk saat ini kita utamakan yang Sangatta Selatan dulu, baru menyusul Sangatta Utara,” tandasnya.(Adv/Red/SK-03)