Beranda kutim haji Hari Ini, Kloter 5 Balikpapan Menuju Madinah

Hari Ini, Kloter 5 Balikpapan Menuju Madinah

829
0
Jamaah haji asal Kutim usai melaksanakan tawaf wada sebelum ke Madinah. (Foto Ist)

SANGATTA (26/8-2019)

               Jamaah haji Kloter 5 Balikpapan, Senin (26/8) pukul 10.00 WAS atau 15.00 WITA dijadwalkan menuju ke Madinah. Persiapan ke Madinah ini sudah dilakukan sejak Ahad (25/8) malam yakni semua koper sudah dikumpul di lobi hotel.

Koper jamaah saat dikumpul untuk dibawa ke Madinah.

                Sejumlah jamaah haji asal Kutai Timur (Kutim) kepada Suara Kutim.com menerangkan persiapan menuju Madinah telah dilakukan sejak beberapa hari lalu, termasuk barang yang tidak dibawa karena akan dikirim langsung ke tanah air. “Kini barang-barang yang diperkirakan tidak terpakai di Madinah seperti ihram, dan pakaian lainnya dikirim langsung ke tanah air sedangkan yang dibutuhkan saja di bawa ke Madinah,” terang Haji Budy warga Sangatta Utara.

                Haji Nasrullah menambahkan barang yang mereka bawa ke Madinah tidak lebih sama dengan apa yang dibawa dari tanah air ke Makkah beberapa waktu lalu yakni koper, tas tenteng dan tas paspor. “Kalau berat barang sudah ditetapkan yakni tidak lebih 32 kilogram, karenanya yang tak semua barang dibawa ke Madinah tetapi di kirim via jasa pengiriman,” terang Nasrullah.

                Jamaah haji Kloter 5 Balikpapan yang terdiri jamaah haji Kutim, Paser dan Samarinda berangkat ke Makkah pada tanggal 23 Juli 2019. Selama di Makkah, jamaah menginap di Hotel Manazel AL Marwa Makkah di kawasan Rei Bakhsy Makkah ini berjarak 1,5 Km dari Masjidil Haram.

                Nasrullah Herman Manaf – jamaah asal Gang Taruna Sangatta Utara kepada Suara Kutim.com menyebutkan fasilitas yang ada dalam kamar memuaskan. “Fasilitasnya Alhamdulillah, memuaskan,” terang pria yang akrab disapa Inas ini.

                Haji Nanang Gazali – TPIHI Kloter 5 Balikpapan menerangkan selama di Madinah, jamaah akan melakukan melaksanakan Arbain yakni melaksanakan shalat 5 waktu selama 8 hari secara berjamaah di Masjid Nabawi. “Arbain itu artinya 40 waktu jadi 5 waktu shalat dikalikan selama 8 hari jumlahnya 40 waktu,” beber Nanang Gazali.

                Terkait jarak Makkah dengan Madinah, Nanang menyebutkan 470 Km. Disebutkan, bagi jamaah haji gelombang pertama dimulai dari Madinah kemudian pulang ke tanah air melalui Jeddah, sedangkan gelombang dua dari Jeddah kembali ke tanah air melalui Madinah.

                Disinggung kewajiban akhir  jamaah sebelum ke Madinah yakni tawaf Wada,  ia menandaskan semua jamaah sudah melakukan tawaf Wada. (SK11)

Artikulli paraprakJenazah Hajah Faridah Dishalatkan di Masjidil Haram
Artikulli tjetërPDAM Kutim Lirik Embung Indominco