Beranda KABAR KALTIM Isran Harapkan Setelah Peresmian, Bandara APT Pranoto Sudah Layani Penerbangan Antarpulau

Isran Harapkan Setelah Peresmian, Bandara APT Pranoto Sudah Layani Penerbangan Antarpulau

1498
0
Jenis pesawat TNI-AU yang sudah uji coba mendarat di Bandara APT Pranoto Samarinda, Rabu (24/10) (Foto Ist)

SANGATTA (24/10-2018)
Gubernur Kaltim Isran Noor berharap pihak maskapai penerbangan yang ada di Indonesia seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Sriwijaya Air, usai peresmian Bandara Internasional APT Pranoto Samarinda, Kamis (25/10) oleh Presiden Jokowi, segera beroperasi agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan penerbangan.
Kepada Suara Kutim.com menjelang peresmian Bandara APT Pranoto, Isran menyatakan bisanya bandara APT Pranoto didarati pesawat TNI-AU type Boeing 300-400, Rabu (24/10) menandakan Bandara APT Pranoto sudah layak, terlebih Kamis (25/10) besok pesawat yang digunakan membawa Presiden Jokowi, lebih besar.
Mendaratnya pesawat TNI-AU, ujar Isran, membuktikan landasan pacu Bandara APT Pranoto, sudah layak melayani penerbangan antarpulau. “Selama ini hanya dalam Kaltim seperti Samarinda – Balikpapan, Samarinda – Berau atau Samarinda – Melak, setelah pesawat TNI-AU yang akan membawa Presiden dan rombongan bisa mendarat di Bandara APT Pranoto pada tahap uji coba, berarti Bandara APT Pranoto juga sudah siap didarati pesawat komersil berbadan besar lainnya seperti milik Garuda, Lion atau Sriwijaya,” sebut manta Bupati Kutim ini.
Isran membenarkan saat ini sejumlah penerbangan dalam negeri telah merencanakan segera beroperasi di Bandara APT Pranoto seperti Expres Air, Garuda Indonesia, dan Wings serta Lion. Tahap awal rute yang dilayani yakni Samarinda – Jakarta PP, Samarinda – Surabaya PP, Samarinda – Jogjakarta – Bandung. “Kalau nggak salah saat ini sedang menunggu slot time dari bandara tujuan, saya harapkan lebih cepat lebih bagus karena animo masyarakat tinggi,” ujar Isran Noor.
Bandara yang menggunakan nama mantan Gubernur Kaltim pertama ini berada di Desa Sungai Siring Samarinda. Bandara APT Pranoto yang sudah berlabel internasional ini, mulai dioperasikan pada tanggal pada 24 Mei 2018 lalu.
Melihat fasilitas yang ada, memang pantas Bandara APT Pranoto disebut sebagai Bandara Internasional. Proyek yang dibangun menghabiskan dana hampir Rp 1 triliun ini, dibangun di lahan seluas 13 Hektar dimana kini sudah ada gedung administrasi, runway 2.250 meter dengan lebar 45 meter, apron, taxiway, hanggar luas 36.342,4 M2, gedung ATC serta perumahan karyawan bandara.(SK8/SK12)

Artikulli paraprakKPU Ajak Warga Kutim Peduli Pemilu, Selama Ini Paling Rendah se Indonesia
Artikulli tjetërAgus Aras : DP Sudah Diterima, Proyek Multi Years Belum Dikerjakan