Beranda ekonomi Jalan Buruk & Bawaan Berlebihan, 2 Truk Terbalik

Jalan Buruk & Bawaan Berlebihan, 2 Truk Terbalik

3648
0
Salah satu truk yanhg terbalik di Dusun Kandolo Teluk Pandan. Truk bermuatan pipa plastik ini terbalik diduga karena jalan amblas sehingga oleng.

SANGATTA,Suara Kutim.com (11/3)
Buruknya jalan Trans Kalimantan terus berdampak terhadap masyarakat, kecelakaan demi kecelakaan kerap terjadi. Selain merenggut jiwa manusia, kerusakan kendaraan tidak bisa dihindari. Kondisi jalan yang berlubang, tidak rata pada tikungan serta bergelombang membuat pengendara harus ekstra hati-hati.
Meski sadar kondisi jalan Trans Kalimantan kurang baik, ternyata masih banyak sopir nekad membawa barang melebihi kemampuan kendaraan. Informasi yang dihimpun Suara Kutim.com dalam dua hari terakhir di ruas Jalan Bontang – Sangatta, terjadi dua kali kecelakaan lalulintas.
Kecelakaan kali pertama terjadi pada Selasa (10/3) yakni sebuah truk Nopol AG 8675 HR terbalik di Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan. Truk yang membawa pipa ini tak mampu melewati jalan yang amblas. “Mungkin karena barang bawaan terlalu banyak, sehingga ketika kendaraan miring beban barang memberikan pengaruh terhadap kestabilan mobil. Karena sudah miring, akhirnya terbalik dan barang bawaan langsung berhamburan di jalan,” kata Baco – warga Kandolo.
Kasus truk terbalik kembali terjadi, Rabu (11/3) kali ini menimpa truk Nopol KT 9082 BW yang sedang dalam perjalanan menuju Berau. Truk yang sarat dengan barang berupa mainan anak-anak ini terjadi di Km 12 dari Simpang Tiga Bontang ke Sangatta. “Saya dari arah Bontang, tiba-tiba dari depan ada mobil kecil dengan kecepatan tinggi. Menghindari tabrakan, setir saya banting ke kiri saat itu mobil namun malang mobil malah terbalik,” kata seorang pria yang mengaku sebagai sopir truk namun enggan menyebutkan nama.
Keterangan sejumlah warga, ruas simpang tiga Bontang ke Sangatta, dewasa ini kondisi jalannya mulai rusak baik akibat longsor, berlubang maupun amblas. Sejumlah pengendara yang tidak mengenal medan kerap mengalami kecelakaan. “Kalau sekitar Kandolo ini hampir setiap pekan ada saja kendaraan yang terbalik terutama truk yang membawa barang berlebihan sehingga mudah oleng, pasalnya jalan yang amblas cukup dalam,” terang Baco.(SK-011)

Artikulli paraprakTetap Maju, Kasmidi Tidak Mau Ada Gesekan
Artikulli tjetërWabup : BPKP Akan Audit Dokumen Perencanaan