Beranda kutim Kasmidi Berharap Peserta KIP Menjadi Generasi Emas Kutim

Kasmidi Berharap Peserta KIP Menjadi Generasi Emas Kutim

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (12/8)
Generasi muda Kutai Timur (Kutim) harus bisa membentuk jatidirinya menjadi genasi handal dan mampu menjadi pelopor pembangunan Kutim di masa mendatang. Untuk mewujudkan generasi muda yang mumpuni harus mampu meningkatkan kualitas SDM serta iman dan taqwa.
Potensi alam dan budaya Kutim, ujar Wabup Kasmidi Bulang tidak kalah dengan potensi yang dimiliki daerah lain. Dihadapan peserta Kemah Ilmiah Pelajar (KIP) garapan DPD KNPI Kutim, ia menyebutkan panjang pantai Kutim belum tergarap maksimal untuk dijadikan sebagai obyek wisata demikian hutan seperti Hutan Lindung Wehea di Muara Wahau. “KIP bisa menjadi ajang silahturahmi, memperat persaudaran dan menjalin kebersamaan antarpelajar se Kutim selain itu meningkatkan wawasan,” kata Kasmidi Bulang.
Kemah Ilmiah Pelajar (KIP) yang digelar DPD KNPI Kutim berlangsung di Pantai Teluk Lombok, Sangatta Selatan. Kemah Ilmiah dilaksanakan bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim dalam rangka pembinaan generasi muda agar terhindar dari penyalah gunaan narkoba dan pergaulan seks bebas.
Ketua DPD KNPI Kutim Nasrudin didampingi Ketua Steering Committee Alex Bhajo Wawo, menyebutkan KIP dilaksanakan hingga 14 Agustus 2016. Kepada wartawan, Alek menyebutkan KIP yang digelar dengan peserta pelajar SLTA , merupakan yang kedua kalinya digelar. “Ada 35 Sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 350 orang, tiap sekolah mengirimkan wakilnya sebanyak 10 orang,” katanya.
Kepada wartawan, diungkapkan selama KIP digelar juga digelar berbagai lomba, sedangkan peserta akan diberikan piagam. Kami berharap, ujar Alex, peserta bisa menyalurkan ilmu dan pengetahuan yang didapatkan dari KIP pada teman-teman disekolahnya. “kami berharap meteri-materi yang diperoleh selama mengikuti KIP seperti bahaya terhadap penyalahan narkoba dan pergaulan bebas, bisa ditularkan kepada teman lainya disekolah,” harap Alek.
Terhadap Pantai Teluk Lombok, Alek mengakui peserta setiap harinya diajak bersih-bersih pantai guna menanamkan jiwa dan semangat generasi muda cinta lingkungan.(SK2)