Beranda kutim haji Kloter 5 Balikpapan Siap Kembali ke Tanah Air

Kloter 5 Balikpapan Siap Kembali ke Tanah Air

826
0
Koper jamaah haji Kloter 5 Balikpapan termasuk jamaah asal Kutim sudah dikeluarkan dari kamar untuk dilakukan penimbangan sebelum dibawa ke Bandara AMAA Madinah.

SANGATTA (3/9-2019)

                Jamaah haji asal Kutai Timur (Kutim) yang tergabung di Kloter 5 Balikpapan, Kamis (4/9) dini hari nanti meninggalkan Kota Madinah menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Proses pemberangkatan  kembali ke tanah air, dimulai pukul 08.00 WAS dengan mengumpulkan koper di luar kamar untuk dilakukan  penimbangan dari pihak Garuda Indonesia.

Agustinah – TPHD Kutim

                Jamaah yang berkurang 2 orang ini, dijadwalkan Kamis besok pukul 05.00 Was atau 10.00 Wita terbang ke Balikpapan, dan diperkirakan tiba di Balikpapan pukul 20.45 WITA. “Kini semua jamaah sudah mempersiapkan kopernya di depan kamar masing-masing untuk dilakukan penimbangan setelah itu di kirim ke Bandara AMAA guna dilakukan pemeriksaan serta loading ke pesawat,” terang Hajjah Agustinah – TPHD Kutim.

                Setelah menuntaskan shalat arbain  pada shalat isya nanti, semua jamaah pukul 00.00 WAS sudah melakukan persiapan menuju Bandara AMAA yang berjarak 25 Km dari Masjid Nabawi. Karena proses pulang cukup lama diantaranya melalui embarkasi Arab Saudi, proses pemulang dilakukan lebih awal. “Semua sesuai standar penerbangan internasional yakni 4 jam sebelum penerbangan,” terangnya.

Jamaah Haji Kloter 5 Balikpapan semula berjumlah 454 orang terdiri jamaah dari Paser sebanyak 249 orang, kemudian Kutim 180 orang dan Samarinda 21 orang ditambah 5 orang petugas, namun 2 jamaah haji asal Kutim yakni Hajjah Rafidah dan Hajjah Nani Jaji Mukure.

Kloter 5 Balikpapan terbang ke Jeddah  Selasa  (23/7) pukul 14.30 Wita dengan pesawat Garuda Indonesia jenis Boeing 747. Kloter  yang dipimpin  Abdul Gafur Yusuf  sebagai TPHI,  dibantu   Nanang Gazali Ibrahim Baen (TPIHI), dr Hardiansyah Baharuddin,  Suparno dan Rahdatu Fakhanur Rozi sebagai tenaga kesehatan ini paling banyak wanita yakni 250 orang dan pria 205, selain itu hampir 60 persen berusia di atas 50 tahun.(SK4)

Artikulli paraprakPenyelesaian Tapal Batas Desa Terus Digarap
Artikulli tjetërIPA Kabo Aman Meski Instruksi Air Laut di Sungai Sangatta