Beranda foto Norbaiti : Jika Partai Mendukung Saya Siap Maju di Pilkada Kutim

Norbaiti : Jika Partai Mendukung Saya Siap Maju di Pilkada Kutim

1872
0
Baliho Norbaiti Isran yang ada di Jalan Pendidikan Sangatta Utara

SANGATTA,Suara Kutim.com (14/7)
Meski keputusan terhadap UU Pilkada merupakan produk politik yang ditelorkan anggota DPR-RI, namun dalam kacamata Norbaiti Isran – anggota Partai Demokrat bahwa putusan Mahkama Konstitusi (MK) yang mengharuskan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota DPR hingga DPRD kabupaten dan kota berhenti dari statusnya sekarang jika mau maju merupakan putusan yang adil.
“Saya rasa putusan MK terkait status PNS dan anggota dewan, adil. Kalau PNS harus mundur karena calon, maka DPR hingga DPRD Kabupaten dan kota harus mendapat perlakukan sama, yakni mundur,” kata istri Isran Noor – Ketua Umuk DPP PKPI ini.
Norbaiti yang merencanakan akan ikut berlaga di Pilkada Kutim mendatang, menegaskan ihlas harus melepas statusnya sebagai anggota DPR. “Kalau saya maju calon bupati pun maka saya akan mundur. Saya sudah siap mundur bicara soal kalah menang itu urusan Tuhan. Tapi kalau maju, harus pastikan bisa menang,” sebutnya.
Meski demikian, Norbaiti belum bisa memastikan apakah maju atau tidak di Pilkada Kutim, karena belum ada rekomendasi dari DPP Partai Demokrat disisi lain saat penjaringan yang digelar Demokrat Kutim ia tidak mendaftar. “Belum pasti juga saya maju, karena masih menunggu rekomendasi partai,” terangnya seraya menambahkan keikutsertaannya di Pilkada semata-mata agar masyarakat tidak kecewa terutama yang menghendaki ia ikut.
Kepada Suara Kutim.com saat melaksanakan reses di Kutim, Norbaiti mengakui banyak masyarakat mengingkan ia maju terutama dari tokoh masyarakat. “Karena itu, saya kalau dapat rekomendasi partai, saya akan maju,” katanya.
Terkait dukungan partai lain, mengingat kursi Partai Demokrat di DPRD Kutim membutuhkan dukungan minimal satu kursi agar bisa mengajuka calon bupati, Norbaiti menyatakan sudah dilobi namun ia tidak menerangkan partai apa.
Terkait dengan kampanye negatif, diakui itu sudah banyak dia dengarkan. Namun baginya, itu hal yang biasa, dan itu bukan hanya dirinya yang dapat tapi bakal calon lain juga pasti ada yang kampanye negative.”Saya tetap berfikir positif aja,” kata Norbaiti setelah melakukan pertemuan di Muara Wahau.(SK-02/SK-12)

Artikulli paraprakPramuka Kutim Ikuti Jambore Internasional di Jepang, Janji Tampilkan Kesenian Kutim
Artikulli tjetërEdward : Indominco Mandiri Tetap Eksis dan Peduli Daerah Meski Harga Batubara Anjlok