Beranda hukum Polisi Bekuk 2 Pelaku Pembakar Barakan Yusuf, 1 Orang Masih Diburu

Polisi Bekuk 2 Pelaku Pembakar Barakan Yusuf, 1 Orang Masih Diburu

0
Barakan milik Yusuf serta warga lainnya saat dilahap si jago mera yang dibuat Sa, Sr dan Na.

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (13/10)
Kebakaran 7 bangunan di Jalan Sudirman atau Jalan APT Pranoto Sangatta Utara, terkuak memang sengaja dibakar. Keberhasilan menguak misteri kebakaran yang menyebabkan puluhah orang kehilangan tempat tinggal ini setelah tim Buser Polres Kutim melakukan penyelidikan mendalam baik di TKP maupun mendengarkan keterangan saksi.
Kepastian kebakaran yang terjadi di belakang Hotel Golden Sangatta ini setelah tim Buser membeku Sa (28) dan Sr (26). Kedua terduga ditangkap ketika bersembunyi di Gang PLN Jalan APT Pranoto Sangatta Utara.
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasatreskrim AKP Andhika Darma Sena (13/10) menerangkan, Sa dan Sr mengaku telah membakar barakan milik Yusuf atas perintah Na. “Keduanya mengaku, secara detail kini sedang dalam pemeriksaan,” terang kapolres.
Bagaimana cara melakukan pembakaran, Sa dan Sr belum memberikan keterangan rinci namun mengakui telah membakar yang diawali menyiramkan premium di kamar Nomor C10.Lalu siapa dan bagaimana api disulut, diakui AKP Andhika Darma Sena masih dilakukan pemeriksaan. “Yang pasti, keduanya mengaku yang membakar setelah itu lari bersembunyi ketika api berkobar,” ujar Andhika.
Seperti diwartakan, penyidik Polres Kutim beberapa jam setelah kebakaran terjadi pada, Senin (10/10) malam, menduga kebakaran yang menghanguskan 7 bangunan dan menyebabkan puluhan orang kehilangan tempat tinggal, sengaja dibakar. “Jelas sekali apai dari kamar nomor C 10 yang sebelumnya dihuni Sa, beberapa hari sebelumnya diusir pengelola barakan karena bermasalah,” sumber media ini.
Kebakaran yang membuat kerugian korban mencapai Rp600 juta ini, diduga ketika Sa ditegur Abdullah diminta segera keluar dari kamar. Saksi mata menyebutkan Sa datang kembali ke barakan Yusuf beberapa jam sebelum kebakaran. “Saksi mata tidak menegtahui darimana Sa datang,” beber AKP Andhika Dharma Sena seraya menambahkan akan meminta Tim Labfor Polda Jatim untuk melakukan penyelidikan di TKP.(SK13)