Beranda ekonomi Proyek Pengairan Senilai Rp30 Miliar Dihentikan Imbas APBD Kutim Defisit

Proyek Pengairan Senilai Rp30 Miliar Dihentikan Imbas APBD Kutim Defisit

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (21/9)
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Timu (Kutim) akan menghentikan 50 paket proyek senilai Rp30 M. Paket yang dihentikan pekerjaannya itu, diakui Kabid Pengairan Dinas PU Abdul Muhir, berada dalam lingkungan tugasnya.
Penghentian pekerjaan, ujara Muhir dilakukan dampakn defisitnya APBD Kutim tahun 2016 dimana pihak kontraktor tidak bersedia melanjutkan kegiatan jika tidak ada kepastian pembayaran, meski dijanjikan tahun 2017.
Kepada sejumlah wartawan termasuk Suara Kutim.com ia menyebutkan paket yang dihentikan type pekerjaannya bervariasi, namun diakui nilai kontrak rata-rata di atas Rp 1 miliar. Sementara proyek penunjukan langsung (PL) yang nilainya dibawah Rp 300 juta sebagian besar telah selesai dikerjakan dan telah terbayarkan. “Proyek-proyek yang terhenti ini terdiri dari proyek drainase, pengairan pertanian dan penanggulangan banjir. Jumlahnya tersebar hampir merata di semua kecamatan di Kutim, namun terbesar berada di Sangatta,” beber Abdul Muhir.
Muhir menyebutkan akibat penghentian proyek-proyek tersebut, pelaksanaan pembangunan di masyarakat otomatis menjadi terhenti seperti proyek pembangunan drainase di Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara termasuk beberapa program pembangunan irigasi pertanian di sejumlah desa di Kutim. Ia menerangkan, paket yang dihengtikan kembali dilaksanakan jika sudah ada instruksi resmi dari Bupati Kutim terkait kelanjutan pelaksanaan proyek pembangunan.
Seperti diwartakan, Bupati Ismunandar pada bulan Agustus lalu mengintrusikan semua SKPD menghentikan kegiatan proyek yang menggunakan APBD. Penghentian sementara ini, dilakukan imbas minimnya penerimaan APBD tahun 2016.
Sementara dari catatan yang ada paket proyek terbanyak di Dinas PU, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Setkab Kutim serta Dinas Perhubungan dan Kominfo Kutim. Meski ada instruksi Bupati agar proyek dihentikan ternyata beberapa paket masih dikerjakan seperti paket patung di bundaran Yos Sudarso, Pos Parkir Setkab Kutim serta Pintu Gerbang Gang.(SK2/SK3)