Beranda ekonomi Jumat, Pukul 09.00 WAS Bus Shalawat Stop Beroperasi dan Jalan Ditutup

Jumat, Pukul 09.00 WAS Bus Shalawat Stop Beroperasi dan Jalan Ditutup

722
0
Jamaah haji yang berada di lantai 3 sedang menanti waktu shalat Jumat (2/8) yang dimulai pukul 12.15 WAS.(Foto Nasrullah)

SANGATTA (2/8-2019)

            Pengoperasian bus shalawat di hari Jumat hanya berlangsung hingga pukul 09.00 WAS dan baru beroperasi setelah shalat Jumat. Kemudian menjelang Wukuf, bus yang disediakan mengangkut jamaah haji Indonesia ini tidak dioperasikan sehingga jamaah dianjurkan untuk melaksanakan ibadah di pemondokan.

Suasana dalam bus shalawat yang penuh sesak.

            Nanang Gazali – TPIHI dan Nasrullah Herman – jamaah haji Kloter 5 Balikpapan , kepada Suara Kutim.com menerangkan aktifitas penghentian beroperasinya bus shalawat sudah disampaikan beberapa hari lalu. “Menjelang Armina, semua bus dihentikan operasinya dalam beberapa hari sebelum wukuf dan setelah Mina, selain itu catering juga dihentikan karena kendaraan umum tidak bisa beroperasi karena padatnya Kota Makkah,” terang Nanang Gazali.

            Untuk memenuhi kebutuhan jamaah menjelang Wukuf, diterangkan ada yang memesan melalui jasa catering lainnya namun ada juga yang memanfaatkan restoran atau rumah makan di hotel dan sekitar hotel maupun   Masjidil Haram.

            Sementara itu Nasrullah yang tercatat warga Gang Taruna mengaku bus yang dioperasikan selalu padat dengan jamaah, sehingga setiap berangkat selalu penuh dengan jamaah namun kepadatan terasa saat pulang dari Masjidil Haram. “Luar biasa padatnya, syukur saja jamaah Kutim hanya berjarak lebih kurang 1,5 Km dari Masjidil Haram jadi tidak terlalu lama berdesak-desakan dalam bus,” kata Nasrullah yang berangkat haji bersama istri.

Nasrullah bersama Ernata Hadi Sujito menjelang shalat Jumat.

            Inas bersama jamaah lainnya, mengaku untuk shalat Jumat, ia bersama jamaah lainnya sejak pagi sudah ke Masjidil Haram dengan harapan bisa shalat di pelantaran Ka’bah namun gagal karena sudah padat. “Oleh petugas kami diarahkan ke atas dan dapatnya shalat di lantai tiga,” ceritanya.

            Aparat keamanan di Makkah selain menghentikan operasinya bus shalawat, sejak pukul 09.00 WAS juga menutup sejumlah ruas jalan menuju Masjidil Haram. Akibatnya, jamaah yang akan shalat Jumat di Masjidil Haram terpaksa mencari tempat shalat di sejumlah masjid yang ada termasuk di pemondokan.(SK11)

Artikulli paraprakPemkab Kutim Bantu Pembangunan SPN Kaltim Sebesar Rp16,2 M
Artikulli tjetërGiliran Jamaah Haji Kloter 15 Berangkat Malam Ini