Beranda kutim adv pemkab Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Kutim Bakal Naikkan Nilai Beasiswa Hingga...

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Kutim Bakal Naikkan Nilai Beasiswa Hingga 50 Persen

0
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono

Loading

SuaraKutim.com, Sangatta – Demi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan siswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur berencana akan menaikkan besaran nilai beasiswa yang selama ini diberikan kepada pelajar, tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengan Pertama (SMP), hingga 50 persen.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono mengatakan wacana peningkatan dana beasiswa untuk SD dan SMP pada untuk tahun 2024 mencapai Rp 21,75 Miliar. Angka ini diharapkan akan berbanding lurus dengan mutu dan kualitas pendidikan di daerah itu.

Menurutnya dana beasiswa untuk tingkat SD dan SMP mengalami peningkatan drastis, dari 5,5 miliar pada tahun 2023 menjadi 21,75 miliar yang direncanakan untuk tahun 2024. Lonjakan angka ini sejalan dengan upaya pemerintah Daerah Kutim menjamin dukungan lebih besar kepada siswa dalam mengejar pendidikan.

“Peningkatan dana beasiswa dari 5,5 miliar menjadi 21,75 miliar ini, kami berharap dapat memberikan bantuan finansial yang lebih besar kepada siswa tingkat SD dan SMP. Tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi siswa, memastikan bahwa lebih banyak anak dapat mengakses pendidikan berkualitas,” ungkap Mulyono.

Dijabarkan, lonjakan angka itu nantinya dapat memberikan dampak positif bagi lebih banyak siswa dan mendorong peningkatan prestasi di bidang pendidikan. Sementara terkait dengan nominal besaran yang diterima para siswa, untuk tingkat SD, jumlah penerima beasiswa meningkat dari Rp750 ribu persiswa pada tahun ini, menjadi Rp1 juta Rupiah Tahun depan. Sementara untuk tingkat SMP, penerima beasiswa direncanakan naik dari 1 juta perorang menjadi Rp1,5 juta.

“Peningkatan jumlah penerima beasiswa dan besaran yang diterima merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan dukungan seoptimal mungkin kepada siswa. Kami ingin mendorong semakin banyak anak untuk mengejar pendidikan mereka tanpa hambatan finansial,” tambahnya.(Red/SK-01/SK-02/Adv)