Beranda ekonomi Aswan : Banyak Faktor Penyebab Jalan “Cepat” Rusak

Aswan : Banyak Faktor Penyebab Jalan “Cepat” Rusak

0
Beginilah kondisi jalan di Kutim, meski jalan yang ada masih tergolong kelas III ternyata kerap dijadikan jalan loging seperti di Tepian Langsat Kecamatan Bengalon.

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (8/9)

Aswandini Ekatirta - Kadis PU Kutim
Aswandini Ekatirta – Kadis PU Kutim
Kerusakan jalan di Kutim disebabkan berbagai faktor diantaranya kondisi tanah, kendaraan yang melintas serta kualitas jalan. Hal itu diakui Kepala Dinas PU Kutim, Aswandini Ekatirta terkait kondisi jalan di Kutim.
Menurut Aswan- sapaan pria penggemar olahraga golf ini, kondisi tanah di Kaltim termasuk Kutim sebagian besar labil sehingga untuk pembangunan jalan kerap terganggu terutam pada punggung-punggung bukit yang kerap longsor atau bergeser.
Maslah lain, sebut Aswasn kendaran yang melintas kerap melebihi beban jalan yang ada ia mencontohkan jalan antara Simpang Tiga Bontang – Sanggatta, Simpang Perdau hingga Muara Wahau atau Sangkulirang hanya mampu menahan beban maksimal 8 ton. “Jalan – jalan yang ada di Kutim umumnya golongan III artinya daya tahannya hanya untuk kendaraan dengan berat maksimal delapan ton, namun kenyatannya kendaraan yang lewat bisa melebihi dua puluh ton bahkan ada yang tiga puluh ton seperti excavator,” ungkap Aswan.
Akibat banyaknya kendaraan berat dengan beban melebihi kemampuan jalan, kerusakan terus mengancam jalan di Kutim baik jalan negara, provinsi maupun kabupaten. Disisi lain, ujar Aswan ketersediaan anggaran terbatas sedangkan kerusakan jalan hampir terjadi setiap hari. “Antara ketersediaan anggaran dengan kerusakannya tidak sebanding, karenanya jika terjadi kerusakan jalan yang baru belum bisa diperbaiki cepat kecuali akibat bencana alam seperti tanah longsor bisa menggunakan dana cadangan yang dialokasikan melalui APBN atau BNPB,” bebernya.
Terhadap ancaman Satlantas Polres Kutim yang akan mempidanakan pejabat Dinas PU jika tidak menindaklanjuti surat yang mereka kirim agar memperbaiki jalan – jalan rusak, Aswan belum mengetahui detail jalan yang dimintai perbaikan.
Menurutnya jalan di Kutim ada beberapa katagori yakni Jalan Negara merupakan tanggungjawab pemerintah pusat, kemudian jalan provinsi tanggungjawab Provinsi Kaltim sedangkan kabupaten menangangi jalan kabupaten seperti Jalan Pendidikan, Jalan Karya Etam menuju Kenyamukan. “Kalau PU itu siap saja memperbaiki jalan yang rusak sepanjang dana tersedia, berapapun panjangnya,”tandas Aswan.(SK-02/SK-03/SK-13)