Beranda kutim adv pemkab BPBD Kutim Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2022, Bupati Ardiansyah Sebut Kewaspadaan Penting...

BPBD Kutim Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2022, Bupati Ardiansyah Sebut Kewaspadaan Penting Cegah Bencana

21
0
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala BPBD Kutim, M. Idris Syam usai memimpin apel siaga Karhutla Kutim 2022

SuaraKutim.com, Sangatta — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur menggelar apel kesiapsiagaan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2022. Bertempat di lapangan helipad kawasan perkantoran Pemerintah Kutim, Bukit Pelangi, Senin (21/11/2022), apel kesiapsiagaan bencana Karhutla ini dipimpin langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Kepada awak media, Bupati Ardiansyah yang ditemui usai kegiatan menyebutkan jika apel kesiapsiagaan bencana Karhutla ini merupakan program rutin dan menjadi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan BPBD Kutim dalam upaya menyiapkan segala sesuatu dalam mencegah bencana Karhutla, khususnya di wilayah Kutai Timur.

Peserta apel siaga Karhutla

“Saya kira ini program yang rutin dilakukan oleh BPBD dan merupakan SOP (Standar Operasional Prosedur, red) yang harus dilakukan setiap tahun. Jadi apel kesiapsiagaan itu penting untuk menyatukan persepsi, untuk menyiapkan segala sesuatunya,” ujar Ardiansyah.

Lanjut orang nomor satu di Kutim ini, dalam penanganan bencana Karhutla, tidak bisa hanya bersikap menunggu. Namun perlunya penyusunan mitigasi atau memetakan potensi-potensi bencana yang bahkan terjadi di daerah, hingga upaya pencegahannya.

“Artinya kesiapsiagaan ini kita tidak harus mesti menunggu, oleh karenanya baik itu mitigasi dan lain-lain yang terkait dengan kita untuk menanggulangi hal-hal yang terjadi bahkan dampak-dampak yang diakibatkan ini memang harus kita persiapkan sebagaimana rupa, sehingga kita sudah siap dalam rangka untuk menanggulanginya,” jelasnya.

Lebih jauh Ardiansyah berharap, melalui apel kesiapsiagaan bencana Karhutla ini, menunjukkan rasa kebersamaan dalam kesiapan menghadapi dan menanggulangi bencana Karhutla.

“Saya berharap ini menjadi salah satu SOP tersendiri, ya bahwa pelatihan atau mungkin apel pada hari ini ini menunjukkan kepada kita kebersamaan untuk siap dalam rangka menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya.

Dalam apel kesiapsiagaan bencana Karhutla Kutim 2022, melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Damkar, SAR Sangatta, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur KPHP Bengalon, ORARI serta sejumlah Organisasi Kemasyarakatan di Sangatta.(Adv/Red/SK-01)
Artikulli paraprakSudirman Sebut ASP Mitra Perusahaan, Bukan Batu Sandungan
Artikulli tjetërDigelar Tiga Hari, Peserta Simulasi Siaga Kebencanaan Karhutla Diajarkan Pencegahan Hingga Penanganan Kebakaran