Beranda ekonomi Catatan Perjalanan Haji (60)

Catatan Perjalanan Haji (60)

684
0
Pemeriksaan kesehatan jamaah haji oleh tim kesehatan

Tim Kesehatan Siap Layani Jamaah Kapan Saja, Meski Kesehatan Sendiri Terancam

MASALAH kesehatan menjadi salah satu kunci kelancaran jamaah haji selama berada di Makkah, masalahnya gangguan kesehatan bisa menimpa saja mau muda maupun tua. Karenanya, imbauan terkait kesehatan terus dilakukan tim kesehatan baik di Rumah Sakit maupun pos-pos kesehatan termasuk tim kesehatan kloter yang terdiri 1 orang dokter dan 2 perawat.

               Tim kesehatan yang sudah melalui seleksi ini, bekerja 24 jam. Selain memantau jamaah yang beresiko tinggi, mereka juga aktif meninjau jamaah yang diketahui sakit dan sesekali membuka pos pelayanan dengan memanfaatkan lobi hotel tempat dimana jamaah menginap.

Jika ada jamaah sakit, tim kesehatan akan menyambangi jamaah untuk melakukan pemeriksaan.

               Yang membuat tim kesehatan mudah melakukan pemeriksaan kesehatan jamaah, karena penempatan jamaah haji dilakukan berdasarkan kloter. Dengan demikian, satu lantai semua jamaah satu kloter sehingga aktifitas menjadi mudah baik bagi Ketua Kloter, Tim Kesehatan maupun jamaah haji.

                Menjadi tim kesehatan haji, bukanlah pekerjaan gampang pasalnya arena tugasnya tak jauh berbeda dengan operasi tentara. Selama di Arafah dan Mina, tim kesehatan selain membawa obat-obatan dan peralatan medis lainnya mereka juga membawa perlengkapan pribadi.

                Kesemua perlengkapan harus dibawa bersamaan, disisi lain mereka juga tetap melaksanakan ibadah. Tentu saja, tugas mulia menjaga kesehatan jamaah ini, beresiko pasalnya kerap jam istirahat tim kesehatan minim.

                Dengan beban tugas yang berat itu, ancaman terkena heat stroke tidak bisa dipungkiri. Bahkan beberapa tim kesehatan ketika Mina  sempat dirawat, karena terkena heat stroke. “Heat stroke ancaman terbesar selama haji, karena udara panas jauh diambang batas bagi orang Indonesia. Karenanya jangan berhenti untuk minum air putih, jika teras haus segera saja minum karena heat stroke mudah sekali terjadi bagi siapa saja,” ujar Edi – tim kesehatan Haji Kloter IV Balikpapan.(syafranuddin/bersambung)

Artikulli paraprakWabup Apresiasi Bursa Inovasi Desa, Karena Percepat Pembangunan Desa
Artikulli tjetërMengaku Pegawai Bappenda,5 Orang Mengamuk di Arena Fitnes Assadiah Sangatta