Beranda hukum Diam-Diam Kesbangpol Gelar LPK, Penilaiannya Rahasia dan Melibatkan Masyarakat

Diam-Diam Kesbangpol Gelar LPK, Penilaiannya Rahasia dan Melibatkan Masyarakat

0

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (10/10)
Diam-diam ternyata Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Timur (Kutim) telah melakukan penilaian terhadap berbagai pihak yang aktif melakukan pembauran sehingga situasi Kutim, aman dan terkendali meski berbagai suku bangsa dan agama ada.
Penilaian yang melibatkan berbagai kalangan diantaranya STIPER Sangatta, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terang Kepala Badan Kesbangpol Abdul Kadir berlangsung hampir setahun.
Kepada Suara Kutim.com, Sabtu (10/10) ia menerangkan proses penilain dilakukan serius dengan berbagai cara mulai riset termasuk usulan camat. Disebutkan, penilaian selain mempelajari data yang ada juga dilakukan wawancara dengan berbagai pihak terutama sekitar nominator berada. “Kalau si A masuk dalam babak final tim, maka akan dilakukan penilaian langsung di lapangan dengan wawancara kepada masyarakat yang sama sekali tidak mengetahui apa-apa tentang wawancara yang dilakukan, saat itu tentu akan keluar pernyataan yang apa adanya tentang si A misalnya soal kepedulian dengan semua suku atau agama dalam kehidupan sehari-harinya, kemudian jika ia aparat pemerintah tidak diskriminatif,” beber Abdul Kadir seraya menyebutkan Lomba Pembauran Kebangsaan, merupakan kegiatan kali pertama digelar instansinya.
Dijelaskan, penetapan pemenang lomba telah dilakukan Kamis (9/10) lalu oleh tim juri yang disahkan dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Kutim. “Untuk tahap pertama ini diakui belum maksimal, namun Kutim akan lebih mempersiapkan dutanya jika Pemprov Kaltim menggelar LPK tahu 2016 termasuk persiapan menjadi duta Kaltim di FPK Nasional,” beber Abdul Kadir.
Meski diakui sudah ada penetapan pemenang, ia belum bersedia menyebutkan nama-nama pemenang karena secar resmi akan diumumkan bersamaan dengan Peringatan HUT Kutim ke 16 yang digelar Senin (12/10) nanti. “Lomba Pembauran Kebangsaan ini merupakan Intruksi Mendagri yang punya makna dalam untuk merangkain semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta memperkokoh NKRI, sementara yang melaksanakan LPK seingat saya baru Pemprov Bangka Belitung,” aku mantan Kabag Pembangunan Setkab Kutim ini seraya menambahkan LPK akan terus dilaksanakan setiap tahunnya.
Di LPK tahun 2015, Kesbangpol membagi tiga kelompok yakni perorangam pemerintahan desa serta organisasi kemasyarakatan. Sebagai hadiah, disediakan piagam dan tropy.(SK-04/SK-13)