Beranda hukum Dicari-Cari, Kakek Alimin Ditemukan Wafat Dalam Pondok

Dicari-Cari, Kakek Alimin Ditemukan Wafat Dalam Pondok

1939
0
ilustrasi

SANGATTA,Suara Kutim.com (16/10)
Seorang pria bernama Alimin (60) warga Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan, Minggu (16/10) siang ditemukan meninggal dunia di pondoknya. Jasad pria yang kesehariannya berkebun ini, dalam keadaan mengenaskan.
Jasad Alimin kali pertama ditemukan Idrus – tetangganya di kebun. Kepada anggota Polsek Teluk Pandan yang memintai keterangan, Idrus (50) mengaku penasaran dalam beberapa hari ia tidak menemukan Alimin yang biasanya kerap terlihat di kebun. “Biasanya beliau itu, ada saja di kebun ya bersih-bersih kebun atau memanen buah yang sudah masak namun beberapa hari ini kok nggak kelihatan,” terang Idrus.
Karena penasaran, Idrus akhirnya mendatangi pondok Alimin namun belum sampai, ia curiga dengan bau yang ia cium. Karena curiga akan nasib tetangganya, Idrus langsung melapor ke Ketua RT 8 Desa Teluk Pandan serta beberapa warga lainnya. “Ketika kami buka pondoknya, Pak Alimin sudah dalam keadaan meninggal dunia,” beber Idrus.
Kabar duka yang menimpa Alimin ini disampaikan ke keluarganya di Tanjung Laut Bontang Selatan, salah satunya Sabura (65) mengaku jika Alimin selama ini kerap sakit akibat maag yang dideritanya.
Sejumlah warga sekitar kebun Alimin kepada Suara Kutim.com, mengakui kakek dari sejumlah cucu ini, pekerja ulet sehingga kebunnya terlihat bersih. Namun, karena usianya yang sudah paru ia kerap mengeluh sakit di bagian perut. “Seminggu lalu almarhum pernah minta surat pengantar dari Ketua RT untuk berobat, namun tidak diketahui apakah jadi pergi berobat atau tidak,” terang mereka.
Kapolres Kutim AKBP Rino Eko dihubungi petang tadi menerangkan kasus penemuan jasad Alimin ini sedang dalam penyelidikan, namun keluarganya menduga kuat almarhum wafat karena sakit. “Kini sedang didalami penyebab kematiannya,” terang kapolres.(SK16)

Artikulli paraprakTahun 2016, 3 Dugaan Korupsi Ditangani Polres Kutim Termasuk Penilepan Dana PNPM Sangatta Utara Sebesar Rp 1,3 M
Artikulli tjetërRel – Eskobar Tepian Langsat Bengalon Dibekuk Saat Makan Malam