Beranda kutim adv pemkab Fasilitas Semakin Memadai, Zubair Minta Peran BLKI Kutim Dimaksimalkan

Fasilitas Semakin Memadai, Zubair Minta Peran BLKI Kutim Dimaksimalkan

20
0
Simbolik penyerahan alat welding kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui BLKI Kutim oleh CSR PT KPC

SuaraKutim.com, Sangatta – Dalam Rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Kutai Timur, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kutim, Zubair meminta kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan fasilitas dan program Balai Latihan Kerja Industri Mandiri (BLKI) Kutim yang ada saat ini.

Hal tersebut disampaikan langsung Zubair saat menghadiri acara opening ceremony corporate sosial responsibility (CSR) Welding Development Program, di training center BLKI Kutim, Jalan Sidodadi, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, Selasa (08/11/22).

“ini adalah wujud nyata dari keharmonisan, keterlibatan antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Ini adalah bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat yang ada di Kutai Timur. Tentu kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan (BLKI, red) dan terlibat,” ujarnya.

Selanjutnya ia juga menyampaikan bahwa sinergisitas dengan pihak swasta diharapkan tidak hanya sebatas pelatihan di bidang ketenagakerjaan saja, namun dibidang pembangunan lainnya. Sehingga manfaat kehadiran perusahaan akan lebih dapat dirasakan.

“tentu bukan hanya dibidang ini (ketenagakerjaan,red), namun juga dibidang pembangunan lainnya, apakah itu yang berbasiskan pertanian, peternakan, perikanan, bahkan usaha ekonomi kreatif dan sebagainya,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Kepala BLKI Kutai Timur, Abdul Syahid menyampaikan bahwa program kali ini adalah bagian dari kerjasama dengan pihak swasta yakni kolaborasi, PT Sanggar Sarana Baja sebagai trainer, sedangkan PT. Kaltim Prima Coal sebagai penyedia peralatan pengelasan dan bahan habis pakai sejumlah Rp 249 juta lebih.

“Kedepannya khusus yang pelatihan (peserta, red) ini, Insya Allah akan terserap sebagai tenaga kerja, sebagain ada yang di perusahaan dan ada juga yang usaha mandiri,” tandasnnya.(Adv/Red/SK-05)

Artikulli paraprakSektor Pariwisata Jadi Andalan PAD, Jamiatulkhair Dorong Pembahasan Perda Retribusi Pariwisata Kutim
Artikulli tjetërDinas Pendidikan Kenalkan Program Jaga.id Besutan KPK RI, Wujudkan Pendidikan Anti Korupsi