Beranda foto Kompol Daud, Kutim Strategis Bagi Pengedar Narkoba Jaringan Internasional

Kompol Daud, Kutim Strategis Bagi Pengedar Narkoba Jaringan Internasional

0
Salah satu pengedar dan pemakai Narkoba yang berhasil ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Kutim selama ini, namun tak membuat oknum lainnya kapok.

Loading

SANGATTA,Suara Kutim.com (14/6)

Kepala Seksi (Kasi) Penyelidikan Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim Kompol Muhammad Daud
Kepala Seksi (Kasi) Penyelidikan Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim Kompol Muhammad Daud
Kutai Timur (Kutim) berada di posisi ke empat penyalahgunaan Narkoba, kondisi ini memerlukan perhatian serius agar warga Kutim yang terjerat barang haram bisa ditekan. Dalam kacamata Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim, maraknya peredaran Narkoba di Kutim karena berada di jalur Trans Kalimantan yang menghubungkan Malaysia ke Indonesia.
“Sebagai jalur penghubung antar kabupaten dan kota menjadi sasaran empuk bagi peredaran dan pengiriman narkoba dibagian Utara Kaltim,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelidikan Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim Kompol Muhammad Daud, Minggu (14/6).
Dikatakan, masuknya Kutim sebagai salah satu kategori daerah rawan transaksi dan pengguna narkoba karena banyaknya pengungkapan kasus narkoba oleh jajaran kepolisian terutama di jalur Muara Wahau dan Kongbeng.
Menurut Daud, Kongbeng dan Muara Wahay merupakan daerah penghubung antara Kutim dan Berau selain itu menjadi titik masuk dalam koordinasi kawasan Utara Kaltim. Akses jalur darat yang cukup banyak, membuat banyak pengedar narkoba cukup bebas melakukan pengiriman barang haram tersebut. “Pelaksanaan razia sulit terpusatkan, karena banyak jalan pintas yang berada diareal kebun kelapan sawit,” sebut Daud.
Disebutkan, Samarinda merupakan berada ditempat pertama dalam penyalahgunaan Narkoba, sedangkan kedua Balikpapan sedangkan Kota Tarakan berada ditempat ketiga. Daud menyebutkan, jika selama ini pengedar Narkoba memanfaatkan pengiriman dari Samarinda ke Sangatta, tidak menutup kemungkinan diri kirim dari pedalaman Kutim ke ke Samarinda. “Melihat perkembangan ekonomi dan pembangunan di Sangatta ini harus sudah harus diwaspadai sejak dini oleh Pemkab dan jajaran Polres Kutim,” sebut Daud seraya menyebutkan peredaran Narkoba diperkirakan melalui Tanjung Selor, lalu diedar di Muara Wahau, Telen, Kongbeng, Muara Ancalong dan beberapa lainnya.(SK-04/SK-09/SK-011)