Beranda kutim Kutim Ikuti Dialog Kebangsaan di UGM

Kutim Ikuti Dialog Kebangsaan di UGM

1297
0
Ass Tata Praja Kutim di Dialog Kebangsaan

SANGATTA,Suara Kutim.com
   Ilmu merupakan pijakan dalam beramal sekaligus sebagai landasan berbuat dan mengarahkan perbuatan ke arah kebaikan. Dengan ilmu, seseorang akan mengetahui segalanya. Namun bila ilmu tidak diamalkan bagai pohon tak berbuah.
     Asisten Tata Praja Setkab Kutim Syafruddin MAP kepada Suara Kutim.com mengutip paparan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyebutkan ilmu yang dimiliki harus aplikatif agar bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.
       Ungkapan Gubernur DI Yogyakarta itu, disampaikan dalam dialog kebangsaan yang digelar Pusat Studi Pancasila UGM, Rabu (7/5). Melalui telepon, Syafruddin yang hadir mewakili  Bupati Isran Noor menegaskan Indonesia bukan lagi sekedar cita-cita tetapi realita.
            Dalam dialog yang bertemakan Kontribusi Ilmu dan Amal Mahasiswa Bagi Negara, selain menampilkan Geburnur DIY, ujar Syafruddin yang hadir bersama Kepala Badan Kesbangpol Abdul Kadir, juga Kepala Pusat Studi Pancasila UGM Prof Dr Sudjito SH M,Si dengan paparannya berjudul “Menjadi Mahasiswa Berilmu dan Mampu Beramal Demi Kehidupan Bersama”. Selain itu Dr.rer.nat Ilham Maulana,S Si, dosen pada Universitas Syiah Kuala Banda Aceh tampil dengan materi dengan judul “Negara ini butuh kontribusi mahasiwa berkarakter”.
            Sebelumnya ikut memberikan materi Dr Bernada Meteray dari Universitas Cendrawasih yang memaparkan masalah arti Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
            Sebagai perwakilan Bupati Isran Noor, Kamis (8/5) besok, Syafruddin dan Abdul Kadir mengikuti  seminar Nasional bertemakan “Peran Bupati / Walikota Dalam Kepemimpinan Nasional Berdasarkan Pancasila” yang digelar di Hall Room University Club UGM.
            Dalam seminar yang berlangsung sehari, selain Gubernur DIY juga ikut menyampaikan materi Prof Dr Sri Edi Swasono (Guru Besar Fekon UI), Prof Dr Miftah Toha MPA (Guru Besar MAP UGM),  Drs Cornelis MH (Gubernur Kalbar), Prof Dr Tadjudin Noer Effendi (Guru Besar Sosiologi UGM ) dan Prof Dr Ir H Nurdin Abdullah M.Agr (Bupati Bantaeng).(SK-03)
Artikulli paraprakBPMPD Akan Panggil Kades Israil
Artikulli tjetërPolisi Naikan Status Penyuap